FPIPS UPI Jalin Kerja Sama dengan Sekolah Indonesia Singapura

Desi Rossilawati
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:14 WIB
Bagikan
FPIPS UPI Jalin Kerja Sama dengan Sekolah Indonesia Singapura

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjalin kerja sama dengan Sekolah Indonesia Singapura (SIS) di kampus SIS, 20 A Siglap Rd, Singapura Selasa (13/1/2026).

"Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatangan kerjasama antara pihak SIS dan FLIPS Universitas Pendidikan," kata Sekretaris Prodi Sosiologi UPI, Siti Komariah.

Ia pun mengatakan Sekolah Indonesia Singapura (SIS) dipilih untuk menjadi bagian dari pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dari Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI.

Kegiatan kerja sama antara Program Studi Pendidikan Sosiologi FPIPS UPI meliputi penempatan mahasiswa dalam Program Penguatan Profesional Kependidikan (P3K), yakni program pelatihan dan praktik mengajar untuk memperkuat kompetensi profesional mahasiswa sebelum lulus sebagai bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Program P3K di Universitas Pendidikan Indonesia bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung di sekolah, termasuk penguatan keterampilan mengajar, administrasi, dan aktivitas pendidikan lainnya, yang rencananya akan diterapkan di Sekolah Indonesia Singapura. Selain itu, kerja sama juga mencakup kemitraan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi hasil kolaborasi dalam jurnal terindeks dan bereputasi.

"Kami ingin melakukan kemitraan dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta mempublikasikan hasil kerja samanya dalam jurnal terindeks dan bereputasi, serta melakukan kegiatan-kegiatan lainnya yang disepakati Program Studi Pendidikan Sosiologi dan pihak Sekolah Indonesia Singapura (SIS)," ujar Siti Komariah yang juga alumni Universiti Malaya Kualalumpur itu.

Sementara itu, Kepala Sekolah Indonesia Singapura, Semuel Kuriake Balubun, menyambut baik kerjasama dengan Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI.

"Kami bersyukur karena dapat saling mengisi, ditengah keterbatasan jumlah guru di SIS. Ditambah lagi, kami memerlukan informasi terbaru atas berbagai kebijakan pendidikan. Kami juga dapat melaksanakan belajar jarak jauh, yang sering kami lakukan dengan berbagai lembaga pendidikan di Indonesia," kata Semuel.

Sebagaimana diketahui, Sekolah Indonesia Singapura ini didirikan pada tanggal 20 Mei 1969 merupakan satu-satunya sekolah Indonesia di Singapura. Penyelenggaraan SIS berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tanggal 7 Oktober 1967, dengan Kepala Perwakilan RI sebagai penanggung jawab. Pada tanggal 29 Maret 2016, SIS diakui sebagai salah satu sekolah swasta di Singapura. Nama lembaga berubah menjadi Sekolah Indonesia (Singapura) Limited atau SIS Ltd, ungkap Kepala Sekolah asal Tual Maluku ini.

data-turn-id="request-WEB:c19cc572-fdd4-4f3f-a44e-98ff8e71ec42-54" data-testid="conversation-turn-110" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">

Sekolah Indonesia Singapura menyediakan layanan pendidikan jenjang Sekolah Dasar, SMP, dan SMA bagi anak-anak diplomat Indonesia, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia, ekspatriat, serta diaspora Indonesia di Singapura. Saat ini, SIS juga terbuka bagi warga negara Indonesia yang tinggal di Singapura dan mempercayakan pendidikan putra-putrinya pada sekolah tersebut.

"Saat ini, sekolah kami terbuka untuk banyak warga negara Indonesia yang tinggal di Singapura dan mempercayai kualitas pendidikan yang diberikan di sekolah kami," ucapnya.
Semuel menyambut baik kerja sama strategis dengan Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI yang dinilainya saling menguntungkan. Menurutnya, kolaborasi tersebut mencakup bidang akademik, riset, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan internasionalisasi pendidikan

"Tentu saja kerjasama strategis dan saling menguntungkan antara Sekolah Indonesia Singapura (SIS) dengan Program Studi Pendidikan Sosiologi dalam berbagai bentuknya, kami sambut dengan penuh suka cita. Kerja sama ini bisa mencakup bidang akademik, riset, pengabdian masyarakat, hingga internasionalisasi pendidikan pungkas Pak Semuel yang belum genap satu tahun menjabat Kepala Sekolah SIS," katanya. @Ihda

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.