Firnando: Sosialisasi dan Pengawasan Jadi Kunci Sukses Program Koperasi Merah Putih
Dalam pernyataannya, Firnando turut mengimbau agar Aparat Penegak Hukum (APH) dilibatkan sejak awal proses pembangunan dan pembentukan Koperasi Merah Putih.
Menurutnya, keterlibatan APH bukan untuk melakukan mitigasi setelah masalah terjadi, melainkan sebagai bentuk pengawalan dan pengawasan sejak dini guna mencegah potensi penyimpangan.
“APH dilibatkan sejak awal agar tidak terjadi tindakan-tindakan yang tidak diinginkan di kemudian hari,” pungkasnya.
Program Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dan memperkuat kemandirian ekonomi rakyat, asalkan dijalankan dengan perencanaan matang, pengawasan ketat, serta sosialisasi yang menyeluruh. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!