Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026

Firnando Minta Oknum Perusahaan Baja China yang Gelapkan Pajak Diberikan Hukuman Setimpal

Desi Rossilawati
Senin, 9 Februari 2026 | 12:45 WIB
Bagikan
Firnando Minta Oknum Perusahaan Baja China yang Gelapkan Pajak Diberikan Hukuman Setimpal

VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando H Ganinduto, mengapresiasi langkah Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa menindak tiga perusahaan baja China yang melakukan penggelapan pajak mencapai Rp 500 miliar.

“Tentu saya mengapresiasi tindakan pak Menkeu. Ini sebuah tindakan tegas dan baik sekali, baik untuk fiskal kita maupun untuk industri di Indonesia,” kata Firnando kepada wartawan di Jakarta, Senin,(9/2/2026).

Lebih lanjut, Firnando mengingatkan, baik investor lokal maupun asing harus dapat mematuhi peraturan di Indonesia.

Termasuk, kata Firnando, diantaranya mengenai pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

“Karena investor lokal maupun internasional harus patuh dengan peraturan yang ada, termasuk diantaranya mengenai pajak harus dibayar,” jelas dia.

Atas kondisi itu, legislator Partai Golkar ini berharap, agar seluruh oknum di internal pajak dan pabrik-pabrik nakal tersebut mendapatkan hukuman setimpal atas permainannya tersebut.

“Dan mendapatkan efek jera atas kejadian ini, sehingga praktek-praktek seperti ini tidak terulang kembali,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan sidak terhadap salah satu dari tiga perusahaan baja asal China yang kedapatan pengemplang pajak dengan cara tidak membayar pajak pertambahan nilai (PPN).

Dari hasil sidak yang Purbaya lakukan hari ini, Kamis (5/2/2026), terungkap kerugian negara dari aksi penggelapan pajak itu tembus kisaran Rp 500 miliar. Nilai kerugian itu termasuk tindakan serupa yang dilakukan tiga perusahaan baja china yang saling terafiliasi, yaknii PT PSI, PT PSM, dan PT VPM. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.