Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat
VISI.NEWS – Tradisi mendongeng kembali dihidupkan melalui Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara Jawa Barat yang resmi membuka pendaftaran bagi masyarakat. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, festival ini mengajak generasi muda hingga masyarakat umum untuk mengangkat kembali legenda-legenda Jawa Barat sebagai media edukasi, literasi, dan pelestarian budaya di tengah derasnya arus digital.
Festival ini diselenggarakan oleh PT Navaswara Bhuwana Kencana bekerja sama dengan Navaswara Media Nusantara serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Mengusung tema "Menghidupkan Legenda Jawa Barat, Menginspirasi Masa Depan", ajang tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap cerita rakyat sekaligus mengasah kemampuan berbicara di depan umum.
Managing Director PT Navaswara Bhuwana Kencana sekaligus penggagas Festival Suara Nusantara, Cahaya Manthovani, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menghidupkan kembali warisan budaya melalui pendekatan yang lebih relevan bagi generasi masa kini.
Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, tradisi bertutur memiliki peran penting dalam membangun karakter, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta memperkuat identitas budaya bangsa.
Festival ini hadir sebagai jawaban atas tantangan menurunnya minat baca dan semakin berkurangnya kemampuan public speaking di kalangan anak-anak dan remaja. Melalui seni mendongeng, peserta didorong untuk tidak hanya menceritakan kembali kisah-kisah rakyat, tetapi juga mengemasnya menjadi pertunjukan yang kreatif, menarik, dan penuh pesan moral.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, panitia telah menyiapkan 15 cerita rakyat khas Jawa Barat yang telah dikurasi sebagai bahan utama bagi para peserta. Cerita-cerita tersebut diharapkan dapat diinterpretasikan dengan gaya masing-masing sehingga mampu menghadirkan pertunjukan yang edukatif sekaligus menghibur.
Festival ini terbuka untuk berbagai kalangan, mulai dari pelajar tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, guru, pegiat literasi, komunitas budaya, hingga masyarakat umum di seluruh wilayah Jawa Barat.
Dengan cakupan peserta yang lebih luas, penyelenggara berharap festival tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi lintas generasi dalam menjaga kelestarian cerita rakyat sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.
Didukung Pemerintah dan Dinilai Juri Profesional
Penyelenggaraan Festival Mendongeng Cerita Rakyat Suara Nusantara Jawa Barat mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Babak semifinal dan final dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 di Auditorium Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor.
Lokasi tersebut dipilih sebagai panggung representatif bagi para pendongeng untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan cerita rakyat Jawa Barat kepada masyarakat yang lebih luas.
Untuk menjaga kualitas kompetisi, proses penilaian akan dilakukan oleh dewan juri profesional dari komunitas Ayo Dongeng Indonesia.
Para juri akan menilai berbagai aspek pertunjukan, mulai dari teknik mendongeng, penguasaan karakter, ekspresi, penyampaian pesan, kreativitas, hingga kemampuan peserta dalam menghidupkan cerita di hadapan penonton.
Pendaftaran festival dibuka hingga 10 Agustus 2026. Setelah proses seleksi administrasi dan penilaian awal, peserta terpilih akan mengikuti babak semifinal sebelum memperebutkan gelar terbaik pada babak final.
Selain menjadi kompetisi, festival ini diharapkan mampu membangun ekosistem literasi berbasis budaya lokal sekaligus memperkuat tradisi mendongeng sebagai media pendidikan karakter.
Festival Mendongeng Suara Nusantara merupakan gerakan pelestarian budaya yang digagas oleh Cahaya Manthovani melalui PT Navaswara Bhuwana Kencana. Program ini berfokus pada penguatan karakter, keberanian berbicara di depan publik, serta menumbuhkan kecintaan terhadap literasi dan cerita rakyat Indonesia.
Setelah sukses diselenggarakan di DKI Jakarta dan Banten, tahun ini Jawa Barat menjadi provinsi berikutnya yang menjadi tuan rumah. Kehadiran festival tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem dongeng daerah sekaligus menginspirasi lahirnya generasi muda yang bangga terhadap budaya Nusantara dan mampu menghidupkan kembali kisah-kisah legenda untuk diwariskan kepada generasi mendatang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!