Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan
Menurut Hadi, keberhasilan festival tidak hanya diukur dari jumlah penonton, tetapi juga dari dampaknya dalam membangun jejaring kolaborasi, melahirkan karya-karya baru, serta menghadirkan ruang pembelajaran bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tema 'Jember Menyala, Seribu Cahaya' merupakan simbol semangat menjadikan kebudayaan sebagai penggerak lahirnya kesadaran ekologis, penguatan identitas lokal, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem budaya yang berkelanjutan.
"Melalui festival ini kami ingin menunjukkan bahwa seni mampu menjadi media pendidikan, pelestarian lingkungan, dan penguat kolaborasi masyarakat. Ketika alam menjadi panggung dan budaya menjadi gerakan, maka akan lahir ekosistem kebudayaan yang tumbuh bersama masyarakat," kata Hadi.
Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 juga diharapkan menjadi model pengembangan kebudayaan berbasis masyarakat yang mengintegrasikan kreativitas, pendidikan, dan pelestarian lingkungan sebagai satu kesatuan yang saling menguatkan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!