Festival Nganjang Ka Warga Edisi 2: Wayang Golek Hidupkan Budaya Sunda di Kabupaten Bandung
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Semarak budaya Sunda mewarnai dalam rangka program 'nganjang ka warga edisi 2' sebuah festival yang digelar meriah di Desa Cangkuang, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (16/4/2025) 20.00 WIB.
Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian warga adalah pagelaran Wayang Golek, seni tradisional khas Tatar Sunda yang kembali membuktikan daya tariknya lintas generasi.
Ratusan warga berkumpul sejak sore hari untuk menyaksikan pertunjukan wayang yang dimainkan oleh dalang Dadan Sunandar Sunarya Putra Giriharja 3. Gamelan mengalun syahdu, mengiringi kisah penuh pesan moral yang dibawakan dengan gaya khas Sunda yang jenaka namun sarat makna.
Tita (48) salah seorang warga Ciparay, mengatakan bahwa ia datang jauh-jauh hanya untuk menonton pagelaran itu dan anak-anaknya juga merasa senang karena mereka dapat mengenal budaya.
“Saya datang jauh-jauh dari Ciparay cuma buat nonton ini. Anak-anak saya juga senang, mereka jadi tahu budaya kita,” ujar Tita.
Tak hanya orang dewasa, generasi muda pun tampak menikmati pertunjukan salah satunya Putra (24) warga setermpat mengaku lebih menikmati pengalaman menonton secara langsung.
“Biasanya saya lihat wayang di YouTube, tapi nonton langsung begini lebih seru dan berasa banget suasananya,” kata Putra.
Pagelaran ini menjadi bukti bahwa budaya Sunda masih hidup dan dekat di hati masyarakat.
“Ini bukan sekadar hiburan, ini adalah cara kita menjaga warisan budaya sekaligus membumikan pelayanan publik,” ujar Dedi Mulyadi di sela acara.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, Wayang Golek kembali membuktikan eksistensinya sebagai simbol kebanggaan budaya Sunda, tetapi juga momentum memperkuat identitas lokal di tengah arus globalisasi. @ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!