Festival Budaya Maritim Semarakkan UAS Pengantar Kebudayaan Sunda
Koordinator Mata Kuliah Pengantar Kebudayaan Sunda sekaligus ketua pelaksana kegiatan, Dr. Taufik Ampera, M.Hum., menjelaskan bahwa festival ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran berbasis proyek yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di kelas ke dalam karya nyata. “Melalui Festival Budaya Maritim ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep kebudayaan secara teoritis, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Tema budaya maritim dipilih karena Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki kekayaan budaya luar biasa dan perlu terus dikenalkan kepada generasi muda,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Taufik Ampera menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya. “Kami berharap mahasiswa mampu memahami bahwa budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi juga sumber inspirasi untuk membangun masa depan. Festival ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan bahwa pembelajaran kebudayaan dapat dikemas secara inovatif, menarik, dan relevan dengan
tantangan zaman,” tambahnya.
Melalui penyelenggaraan Festival Budaya Maritim, Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Padjadjaran berharap dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai keberagaman budaya Indonesia sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas
budaya bangsa. Festival ini juga menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di perguruan
tinggi dapat menghasilkan karya-karya kreatif yang memberikan kontribusi bagi pelestarian dan pengembangan kebudayaan Indonesia, khususnya Pemajuan Kebudayaan
Daerah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!