Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Festival Budaya Maritim Semarakkan UAS Pengantar Kebudayaan Sunda

ED
PN
Minggu, 14 Juni 2026 | 03:05 WIB
Bagikan
/

VISI.NEWS | BANDUNG – Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran menggelar Festival Budaya Maritim: Jejak Budaya Maritim Warisan Dunia sebagai proyek Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Pengantar Kebudayaan Sunda Tahun Akademik 2025/2026, dengan dosen pengampu; Dr. Undang Ahmad Darsa, M. Hum., Dr. Taufik Ampera, M. Hum., Dr. Teddi Muhtadin, M. Hum., Dr. Asep Yusup Hudayat, M.A., Rahmat Sopian, M.Hum., Ph.D., Dr. Asri Soraya Afsari, M. Hum., dan Dr, Taufik Rahayu, M. Hum.

Kegiatan Festival Budaya Maritim dilaksanakan pada hari Jumat lalu di Lapang Parkir Gedung A FIB Unpad, diikuti oleh mahasiswa dari sembilan program studi S1 yang secara kolaboratif menampilkan berbagai karya dan pertunjukan bertema budaya maritim.

Festival ini menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari karnaval budaya, pameran karya mahasiswa, pertunjukan seni, pemutaran video dokumenter, video kreatif, hingga peragaan busana yang mengangkat kekayaan budaya maritim Nusantara. Melalui berbagai media ekspresi tersebut, mahasiswa diajak untuk memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai budaya Sunda dalam konteks kebudayaan maritim Indonesia yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah, identitas, dan peradaban bangsa.

Karnaval budaya menjadi salah satu atraksi yang menampilkan kreativitas mahasiswa dalam mengemas simbol-simbol budaya maritim ke dalam berbagai bentuk visual dan pertunjukan. Sementara itu, pameran karya dan pemutaran video dokumenter memperlihatkan hasil kajian mahasiswa mengenai jejak budaya maritim, tradisi pesisir, teknologi pelayaran tradisional, serta nilai-nilai kearifan lokal yang masih hidup di berbagai daerah di Indonesia.

Tidak kalah menarik, pertunjukan seni dan peragaan busana menghadirkan interpretasi kreatif mahasiswa terhadap warisan budaya maritim melalui seni pertunjukan, musik, tari, serta desain busana yang terinspirasi oleh kehidupan masyarakat  pesisir dan pelaut Nusantara. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang mengintegrasikan aspek akademik, penelitian sederhana, kreativitas, dan kerja sama lintas program studi.

Koordinator Mata Kuliah Pengantar Kebudayaan Sunda sekaligus ketua pelaksana kegiatan, Dr. Taufik Ampera, M.Hum., menjelaskan bahwa festival ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran berbasis proyek yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di kelas ke dalam karya nyata. “Melalui Festival Budaya Maritim ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep kebudayaan secara teoritis, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Tema budaya maritim dipilih karena Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki kekayaan budaya luar biasa dan perlu terus dikenalkan kepada generasi muda,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Taufik Ampera menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya. “Kami berharap mahasiswa mampu memahami bahwa budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi juga sumber inspirasi untuk membangun masa depan. Festival ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan bahwa pembelajaran kebudayaan dapat dikemas secara inovatif, menarik, dan relevan dengan 

tantangan zaman,” tambahnya.
Melalui penyelenggaraan Festival Budaya Maritim, Fakultas Ilmu Budaya 
Universitas Padjadjaran berharap dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai keberagaman budaya Indonesia sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas 
budaya bangsa. Festival ini juga menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di perguruan 
tinggi dapat menghasilkan karya-karya kreatif yang memberikan kontribusi bagi pelestarian dan pengembangan kebudayaan Indonesia, khususnya Pemajuan Kebudayaan 
Daerah. 

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.