Fashion Show Gebyar Kemerdekaan RI, Daur Ulang Sampah Jadi Bahan Dasar Busana
Peragaan daur ulang sampah ini mendapatkan dukungan pula dari Ingram, PLN Indonesia Power dan pihak lainnya yang peduli terhadap pengelolaan sampah. Dinas Lingkungan Hidup juga turut hadir memberikan dukungan sebagai bentuk kepedulian mereka dalam pengelolaan sampah.
Sebagai wujud keseriusan mereka dalam mengelola sampah dengan mengusung tema mari wujudkan Indonesia bersih sampah, sampah ditangani bukan di muluti, gauli sampah dengan asyik, dan kelola sampah sampai tuntas.
Pelaksanaan fashion show itu tidak lepas dari peran Rini sebagai panitia yang juga pengurus GAUL. Rini mengungkapkan fashion show lomba peragaan busana daur ulang sampah ini bertujuan menyemarakkan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.
"HUT Kemerdekaan Indonesia ke-80 ini tentunya juga menjadi momentum edukasi pelestarian lingkungan bagi masyarakat Desa Neglasari khususnya dalam pengelolaan sampah," kata Rini.
Ia menyebutkan kegiatan fashion show lomba peragaan busana daur ulang sampah ini sebagai ajang silaturahmi dan bentuk penghargaan kepada warga masyarakat Desa Neglasari, khususnya bagi warga masyarakat yang telah mengelola sampah di rumahnya dengan metode 3R (Reduce Reuse Recycle). "Fashion Show Lomba Peragaan Busana Daur Ulang Sampah ini terselenggara dari hasil kerjasama yaitu: Kepala Desa dan Pemerintahan Desa Neglasari sebagai pelindung kegiatan, Yayasan Elemen Lingkungan (Elingan) sebagai mentor peningkatan kapasitas dan akses kerja sama, PLN Indonesia Power dan Ingram sebagai mitra dalam pengelolaan sampah, dan Gerakan Asyik Untuk Lingkungan (GAUL) serta Pengurus TPST3R Bedas Asri Motah 9 sebagai pelaksana kegiatan," jelasnya.
Satu lagi sosok Neng Rohmah sebagai Ketua Panitia yang juga Pengurus TPST3R Bedas Asri Motah 9 Neglasari. Neng Rohmah menyampaikan terkait persoalan dan pengelolaan sampah. "Kita tahu bahwa umumnya Indonesia dan khususnya Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung sekarang ini berada pada status darurat sampah," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!