Fakta Menarik Ramadan 2025: Daftar Negara dengan Durasi Puasa Terlama dan Terpendek
VISI.NEWS | BANDUNG - Puasa merupakan ibadah menahan diri dari makan, minum, dan segala sesuatu yang membatalkannya mulai terbit fajar hingga terbenam matahari. Saat ini, umat Muslim di dunia tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan 2025 yang berlangsung selama Maret.
Meski dilaksanakan pada bulan yang sama namun durasi pelaksanaan puasa di setiap negara dunia tidak sama karena adanya perbedaan lokasi geografis dan durasi siang hari. Ada negara dengan durasi puasa terpanjang dan ada juga negara dengan durasi puasa terpendek.
Mengutip dari Al Jazeera, Jumat (7/3/2025), rata-rata durasi puasa di seluruh dunia berlangsung selama 12 hingga 16 jam, tergantung pada lokasi geografisnya. Muslim yang tinggal di negara paling selatan di dunia, seperti Chili atau Selandia Baru, akan berpuasa selama sekitar 13 jam. Sementara mereka yang tinggal di negara paling utara, seperti Islandia atau Greenland, akan berpuasa selama 16 jam atau lebih di hari terpanjang mereka.
Lalu, bagi Muslim yang tinggal di belahan bumi utara, jumlah jam puasa akan sedikit lebih pendek tahun 2025 ini dan akan terus berkurang hingga tahun 2031, di mana Ramadan akan jatuh pada titik balik matahari musim dingin, hari terpendek dalam setahun. Setelah itu, durasi berpuasa akan bertambah di belahan bumi utara hingga titik balik matahari musim panas, hari terpanjang dalam setahun.
Sementara bagi umat Muslim yang tinggal di selatan khatulistiwa, hal yang sebaliknya akan terjadi. Seperti di Indonesia sendiri, durasi pelaksanaan puasa berlangsung sekitar 13-14 jam lamanya.
Daftar Negara dengan Durasi Puasa Terpanjang
Mengutip dari Islamic Finder, Jumat (7/3/2025), berikut ini daftar 10 kota di dunia dalam peringkat teratas berdasarkan durasi puasa terlama pada akhir Ramadan 2025:
- Nuuk, Greenland: 16 jam 31 menit (dari 03.40 sampai 20.11 waktu setempat)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!