Evaluasi Tahun 2024: 11 Capaian Kinerja polri dan Komitnen Perbaikan untuk 2025
Kasus ketiga adalah Clandestine Laboratory di Bali yang telah beroperasi selama 2 bulan. Dalam pengungkapan tersebut Polri mengamankan 4 tersangka yang berperan sebagai peracik dan pengemas serta telah menetapkan 4 DPO.
"Adapun barang bukti berhasil diamankan 1,2 juta butir happy five, 132,9 kg hashish dan bahan baku, serta 7,365 cartridge pod, serta 17 mesin produksi dengan estimasi nilai Rp 1,52 triliun yang apabila dikonversi berhasil menyelamatkan 1,49 juta jiwa," ucapnya.
Terakhir, penangkapan DPO Internasional di Thailand atas kasus Clandestine Laboratory. Barang bukti yang diamankan antara lain 6.000 gram sabu, 108 gram kokain, 10.181 gram ganja, 485 gram hashish, 684 gram Mephedrone dan 520,032 Kg/L prekursor cair/padat dengan estimasi nilai Rp 11,5 miliar.
4. Polri Ungkap 1.280 Kasus Korupsi, Jerat 830 Tersangka
Jenderal Sigit juga memaparkan penanganan kasus korupsi yang dilakukan Polri selama 2024. Total, ada 1.280 kasus korupsi yang diungkap selama 2024.
Kapolri mengatakan Satgassus Pencegahan Tipidkor Polri telah melaksanakan 153 kegiatan koordinasi, 135 sosialisasi dan pendidikan antikorupsi serta Deteksi-Aksi-Monitoring pada 12 bidang pencegahan seperti dalam pelayanan kepabeanan, ketahanan pangan hingga bidang pertanahan selama tahun 2024. Menurutnya, deteksi Satgassus Pencegahan Tipidkor juga menemukan 67 tata kelola yang belum efektif dan berpotensi menimbulkan fraud sehingga ditindaklanjuti dengan mengirimkan 18 surat usulan perbaikan tata kelola kepada lembaga terkait.
"Setelah dilakukan upaya pencegahan namun masih terdapat mens rea maka Polri melakukan penegakan hukum secara tegas. Sebagai wujud komitmen dalam pemberantasan korupsi, Polri telah membentuk Kortastipidkor yang berperan mencegah dan menindak serta mengamankan aset hasil kejahatan korupsi," ujarnya. Sigit mengatakan jajarannya mengungkap 1.280 perkara korupsi selama tahun 2024. Dari jumlah itu, Polri telah menyelesaikan 431 perkara atau 33,7% dan menjerat 830 orang sebagai tersangka.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!