Evaluasi Tahun 2024: 11 Capaian Kinerja polri dan Komitnen Perbaikan untuk 2025
Adapun jenis kejahatan yang paling banyak dilaporkan tahun 2024 yaitu KDRT sebanyak 11.028 perkara. Tahun 2024 ini, angka kejahatan terhadap perempuan dan anak mengalami penurunan.
"Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 3.344 kasus atau 12,3% jika dibandingkan tahun 2023, dan Polri berhasil menyelesaikan sebanyak 12.374 perkara atau 52,2%," ucap Sigit.
3. Bongkar 4 Kasus Narkoba Menonjol di 2024
Sigit menyampaikan capaian penegakan hukum terhadap kejahatan narkoba selama 2024. Polri membongkar empat kasus narkoba menonjol dengan modus baru hingga melibatkan jaringan internasional.
"Guna mengoptimalkan upaya penegakan hukum terhadap kejahatan narkoba yang terus berkembang dengan berbagai modus baru dan melibatkan jaringan internasional, Polri menjalin kerja sama atau joint operation dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait baik di dalam maupun di luar negeri sehingga terdapat beberapa kasus kejahatan narkoba menonjol yang kami ungkap," ujar Jenderal Sigit di Ruang Rupattama Mabes Polri.
Kasus pertama adalah pengungkapan Clandestine Laboratory di Jawa Barat. Tempat produksi narkoba itu berjalan kurang lebih 4 bulan. Jumlah tersangka yang ditangkap sebanyak 9 orang.
"9 tersangka yang berperan sebagai pengendali, pemodal, peracik dan pencetak obat keras dengan barang bukti berupa 1 juta butir obat keras yang apabila dikonversi berhasil menyelamatkan 2,2 juta jiwa," katanya.
Kemudian dibongkar juga kasus narkoba jaringan internasional Timur Tengah (Afghanistan-Aceh-Jakarta). Dalam kasus ini, barang bukti yang disita adalah 389 kg sabu senilai Rp 800 M.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!