Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Bandung Gandeng BRAC

Desi Rossilawati
Senin, 27 Oktober 2025 | 15:14 WIB
Bagikan
Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Bandung Gandeng BRAC

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menerima delegasi Bangladesh Rural Advancement Committee (BRAC) International Indonesia dalam rangka program pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan konsep graduasi.

Bupati Bandung menilai pendampingan dari BRAC ini penting karena bisa memotivasi masyarakat untuk bangkit sehingga bisa produktif.

"Setelah produktif dan mendapatkan penghasilan yang rutin tiap bulan, maka pada akhirnya angka kemiskinan negara kita khususnya di Kabupaten Bandung akan berkurang," kata bupati saat menerima audiensi Managing Director and Anggota Board BRAC International di Kantor Bupati Bandung, Senin (27/10/2025).

Program dari BRAC nantinya akan dikolaborasikan dengan program dari pemerintah pusat maupun daerah. Di Kabupaten Bandung sendiri sudah ada Program Kelompok Usaha Bersama dan Usaha Ekonomi Produktif (KUBE UEP). Setiap kelompoknya diberikan Rp30 juta, rata-rata kelompok itu 5 orang.

Kang DS sapaan akrab Dadang Supriatna mengungkapkan dirinya sudah melakukan mapping untuk program KUBE-UEP ini diperlukan anggaran Rp50 juta per kepala keluarga. Angka tersebut dari mulai perbaikan rumah, sampai pelatihan dan termasuk modal usahanya.

"Dari situ yang awalnya miskrin ektrem, minimal bisa naik menjadi miskin atau pra sejahtera. Sehingga kesejahteraan masyarakat ini dapat terpantau," kata Kang DS.

Ia menyebut saat ini tercatat di BPS melalui DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) bahwa Desil 1 dan 2 yang kategori miskin ekstrem ini di angka 0,5%.

"Artinya 18 ribuan jiwa atau sekitar 4.100 KK yang masih terkategori miskin ektrem. Maka harus dicari tahu di titik mana saja kemiskinan ekstrem ini sehingga nanti dikolaborasikan antara program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, termasuk program pemerintah desa sehingga sasaran kita bisa tepat sasaran dan kemiskinan ekstrem bisa nol persen di tahun 2026," jelas Kang DS.

Managing Director BRAC Ultra Poor Graduation Initiative, Gregory Chen menyatakan, BRAC terbentuk 54 tahun yang lalu dan hingga sudah beroperasi di 17 negara.

"Tapi khusus untuk program BRAC yang berfokus pada membantu pemerintah bagaimana mengurangi kemiskinan ekstrem dengan konsep graduasi, saat ini sudah beroperasi di 6 negara, termasuk Indonesia," jelas Gregory.

BRAC juga mengusung adanya mekanisme pertukaran antar pemerintah untuk bisa bersama-sama belajar. Seperti pada akhir November 2025, Indonesia akan mengunjungi India.

"Merupakan sebuah kebanggaan bagi BRAC Internasional bisa hadir berada di Indonesia untuk bekerjasama dengan pemerintah pusat, khususnya Pemerintah Kabupaten Bandung. Terima kasih banyak Bapak Bupati," ucap Gregory. @Ihda

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.