Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026

Empat Pernyataan Buruh Jateng yang Protes Tentang Tapera

ED
Rabu, 29 Mei 2024 | 10:50 WIB
Bagikan
Empat Pernyataan Buruh Jateng yang Protes Tentang Tapera

VISI.NEWS | SOLO - Kabar terkait pemangkasan gaji untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menuai kontroversi, karena di nilai banyak merugikan nya.

Kebijakan ini lantas menuai kontra dari Ketua KPSN Jateng, Nanang Setyono saat dihubungi detikJateng, Selasa (28/5/2024). Berikut adalah beberapa pernyataannya:

1.Rata-rata Upah Hanya Rp 2 Juta: Menurut Nanang Setyono, Ketua KPSN Jateng, gaji buruh saat ini terbilang rendah dan rata-rata kenaikannya hanya 4-5 persen per tahun. Ia keberatan jika gaji buruh yang rendah itu masih harus disisihkan untuk iuran Tapera.

2.Dinilai Tak Realistis: Menyinggung pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut masyarakat kelak akan terbiasa dengan iuran Tapera, Nanang menyatakan Tapera baru bisa diterapkan oleh peserta dengan gaji yang terbilang mencukupi.

3.Manfaatnya Dipertanyakan: Menurut Nanang, pemerintah harus menjelaskan secara detail program Tapera. Pasalnya, masih banyak hal-hal yang jadi pertanyaan. Contohnya, jika pekerja telah memiliki rumah apakah masih harus menjadi peserta dan kapan peserta akan menerima manfaat program tersebut.

4.Dinilai Lebih Baik Perbaiki Program Rumah Subsidi: Nanang memaparkan rumah subsidi dirasa sulit diakses para buruh sebab upah dipotong 60 persen, membuat banyak buruh ditolak mengakses rumah subsidi karena angsuran tak cukup. Selain itu, berita lainnya juga menunjukkan bahwa serikat buruh di Jabar menolak PP Tapera, dan buruh di KASBI curiga bahwa Tapera adalah modus politik untuk modal kekuasaan rezim oligarki.

@shintadewip

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.