Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Empat KloterJemaah Calon Haji Kota Bandung Berangkat Mulai 17-30 Juni

ED
Jumat, 3 Juni 2022 | 12:15 WIB
Bagikan
Empat KloterJemaah Calon Haji Kota Bandung Berangkat Mulai 17-30 Juni
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Sebanyak 1.116 calon jemaah haji Kota Bandung yang terbagi dalam empat kloter akan berangkat secara berangsur mulai 17-30 Juni 2022. Empat kloter ini terbagi menjadi dua kloter utuh dari Kota Bandung, sedangkan dua kloter lainnya merupakan gabungan dengan kabupaten lain. Untuk mempersiapkan keberangkatan, para peserta jemaah calon haji melakukan sesi pembekalan dan manasik haji secara berkala. Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi menyampaikan, manasik telah dilakukan selama dua hari, pada Selasa, 31 Mei dan Kamis, 2 Juni 2022 ini. "Peserta dibagi dua. Selasa kemarin 550 orang dan sekarang 566 orang. Hari ini selain manasik haji, kita ikut empati dengan putra Pak Gubernur melalui doa bersama atau istigasah di Pusdai," ujar Tedi, diansir dari laman resmi Pemkot Bandung. Ia juga menjelaskan, kuota haji tahun ini untuk Kota Bandung mengalami penurunan sehingga hanya bisa memberangkatkan sekitar 45 persen jemaah dari biasanya. "Sebelum pandemi, kuota jemaah haji Kota Bandung itu mencapai 2.427 tiap tahun. Sekarang ya hanya 45 persennya, yaitu 1.116 jemaah di tahun 2022," jelasnya. Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Bandung, Boy Hari Novian mengatakan, untuk pelepasan peserta jemaah calon haji ini dibagi beberapa sesi sesuai kloter masing-masing. Untuk kloter 21 akan berangkat pada 17 Juni. Sedangkan Kloter 27 diberangkatkan pada 22 Juni. "Lalu kloter 33 berangkat tanggal 26 Juni. Kemudian kloter 42 berangkat pada 30 Juni," ucap Boy. Untuk persiapan jemaah calon haji Kota Bandung, Boy menuturkan, semua kloter telah mempersiapkan paspor, surat kesehatan, sertifikat vaksin, dan semua syarat yang diminta pihak Arab Saudi Ia juga menambahkan, semua kloter utuh akan berangkat dari Polda Jabar. Sedangkan untuk kloter gabungan, titik berangkatnya di kantor Kemenag Kota Bandung Jalan Soekarno Hatta. Para jemaah calon haji yang berangkat pada tahun ini merupakan peserta yang telah mendaftar sejak 2011 dan melakukan pelunasan pada 2020. "Itu pun dengan batasan-batasan, seperti yang berangkat hanya usia 65 tahun ke bawah, sudah melunasi di tahun 2020, sudah vaksin lengkap. Kalau tidak memenuhi syarat, tidak bisa berangkat dulu. Jika tahun depan sudah mulai normal, bisa jadi akan diberangkatkan tahun depan," ungkapnya. Jika ada yang baru mendaftar tahun ini, maka kemungkinannya baru bisa berangkatnya 23 tahun kemudian. Boy juga menjelaskan, untuk para peserta haji jangan khawatir akan terpisah dari rombongan saat di tanah suci nanti. Kemenag telah menyediakan lokasi khusus per wilayah untuk memudahkan para peserta haji berkumpul dengan kloternya. "Untuk peserta haji dari Jawa Barat akan ditempatkan di daerah Misfalah sehingga petugas bisa lebih mudah mengarahkan jika ada yang tersasar," paparnya. Di sana para peserta haji juga akan disambut dengan banner dan spanduk bertuliskan bahasa daerah masing-masing. Hal ini untuk menciptakan rasa nyaman bagi para jemaah. "Untuk peserta haji dari Jawa Barat, kita sambut dengan tulisan 'Wilujeng Sumping'. Kita sediakan juga makanan khas wilayah masing-masing sehingga para peserta haji akan merasa lebih nyaman karena sesuai dengan yang biasa mereka rasakan di rumahnya," imbuh Boy. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.