REFLEKSI | Eksistensi Diri
Tak mudah meningkatkan kualitas diri bila kita tak terjun langsung ikut berproses.
Keterlibatan kita dalam pergaulan kehidupan, harus bisa mengambil peran-peran sentral yang akan mengasah kemampuan kita secara bertahap menjadi lebih hebat.
Kita adalah manusia pilihan. Maka harus disadari pergaulan kita pun, diusahakan harus bisa masuk ke kalangan orang-orang yang bisa menginspirasi kita untuk menjadi sosok yang lebih baik secara kwalitas dari sebelumnya. Berkawanlah dengan mereka yang memiliki dedikasi, integritas diri, dan dapat dipercaya, dekatlah dengan mereka semuanya.
Sebab perkawanan dan kedekatan, akan mampu membentuk kepribadian kita jadi lebih berkarakter, lebih baik, dan lebih mampu menjadikan manusia unggul yang diperlukan masyarakat kita yang mendambakan keteladan.
Maka jadilah teladan terbaik dan jangan mengecewakan mereka, para orang-orang terdekat yang mencintai kita.
Sekali kita mengecewakan mereka, maka reputasi yang sudah kita dapat secara susah payah untuk membangun kepercayaan, akan jatuh meluncur dari ketinggian, hingga kita mati remuk redam, dan Tuhan pun tak mampu mengangkat reputasi kita, sebab kita yang merusak kepercayaan itu...hingga bisa jadi akan tamat kepercayaan orang pada kita... nauzubillah.
Adakah manusia yang seperti itu ? Sangat ada !
Kenapa bisa seperti itu ? Karena ia tamak, dan mulai muncul ego dan kesombongan dirinya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!