Ekosistem Pengembangan Ekonomi Berbasis Pesantren di Jawa Timur Melalui Digitalisasi Usaha Santri
Direktur Shopee Barokah, Bukhori Muslim mengapresiasi antusiasme para Santri di Jawa Timur yang mengikuti pelatihan dan kompetisi yang diadakan oleh Shopee Barokah. “Shopee Barokah hadir untuk membantu para Santri naik kelas bersama platform digital kami agar mereka dapat mandiri dan terus membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar mereka. Pelatihan dan kompetisi ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa timur dalam mengembangkan ekonomi berbasis pesantren. Kami mengucapkan terima kasih untuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas sinergi dan kepercayaannya hingga Shopee Barokah bisa turut berkontribusi dalam perkembangan ekonomi syariah di Provinsi Jawa Timur,” jelas Bukhori.
Pemenang Kompetisi Bisnis Digital
Shopee Barokah mengumumkan 5 produk terbaik karya Santri dari Jawa Timur yang mendapatkan modal usaha dan paket Umrah. Dari hampir 300 toko milik Santri yang mengikuti kompetisi ini, Shopee Barokah menyeleksi peserta dengan memerhatikan beberapa aspek. Di antaranya, performa penjualan toko di Shopee selama 3 bulan terakhir, pengembangan produk inovatif, manajemen toko dan produk yang sesuai dengan kaidah Islam, serta pengembangan bisnis dan strategi marketing.
Berikut apresiasi yang dihadiahkan kepada 5 pemenang asal Jawa Timur dari Lamongan, Nganjuk, Jombang, dan Tuban:
Juara 1: Toko santri ahwarumi_fashion asal Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, yang menjual aneka fashion muslim wanita dan pria, yang mendapat yang mendapat hadiah Umrah serta modal usaha sebesar Rp15 juta.
Juara 2: Toko santri ZOSE asal Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa, Kabupaten Nganjuk, menjual produk minuman herbal untuk kesehatan dalam kemasan, mendapatkan hadiah modal usaha sebesar Rp15 juta.
Juara 3: Toko santri Faqih_1995 asal Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, menjual shampo dari kandungan alami ekstrak lidah buaya, mendapatkan modal usaha Rp10 juta.
Finalis 1 dan 2: Toko santri Samudra Sunan Drajat dari Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan yang menjual produk andalan berupa garam beryodium alami dan toko santri Pondok Induk Langitan asal Pondok Pesantren Langitan Tuban, yang menjual buku-buku Islami yang masing-masing mendapatkan modal usaha sebesar Rp. 5 juta.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!