Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026

Effendi Simbolon Singgung Megawati Mundur, PDIP Sebut Ucapan Itu Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Desi Rossilawati
Jumat, 10 Januari 2025 | 09:00 WIB
Bagikan
Effendi Simbolon Singgung Megawati Mundur, PDIP Sebut Ucapan Itu Hasil Pertemuan dengan Jokowi
VISI.NEWS | JAKARTA - Mantan politisi PDIP, Effendi Simbolon, menyampaikan kritik tajam terhadap posisi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, setelah Sekjen Hasto Kristiyanto menjadi tersangka dalam kasus Harun Masiku. Effendi menyebut situasi ini sebagai petaka besar bagi PDIP, partai yang pernah lama ia ikuti. "Turut prihatin, ini petaka yang sangat besar ya buat partai yang lama saya ikut di sana ya," ungkap Effendi Dalam pernyataannya usai menghadiri acara di Kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Rabu (8/1/2025), Effendi menyerukan perlunya evaluasi total dalam kepemimpinan PDIP, termasuk pembaruan posisi ketua umum. "Harus diperbaharui ya semuanya, mungkin sampai ke ketua umumnya juga harus diperbaharui, bukan hanya level sekjen ya. Sudah waktunya-lah, sudah waktu pembaharuan yang total ya," ujar Effendi. "Karena ini kan fatal ini, harusnya semua kepemimpinan juga harus mengundurkan diri. Kan partai itu kan bukan milik perorangan partai, itu kan diatur oleh UU Parpol, jadi harus dipertangunggjawabkan kepada publiknya juga," lanjutnya. Ia menilai, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas masalah hukum yang menimpa Hasto dan dampaknya terhadap citra partai, Megawati seharusnya mundur dari jabatannya. Effendi bahkan membandingkan situasi ini dengan standar moral pemimpin di negara lain, seperti Perdana Menteri Kanada, yang mundur hanya karena pernyataan terkait isu negara bagian. "Dia harus mengundurkan diri, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas, ini kan masalah serius masalah hukum, bukan masalah sebatas etika yang digembar-gemborkan. Ini hukum, ya harus seperti Perdana Menteri Kanada aja mengundurkan diri hanya menyatakan bahwa ingin masuk ke negara bagian 51 saja," pungkas Effendi. Sementara itu, internal PDIP terus menghadapi tekanan akibat kasus hukum yang membelit Hasto, dengan banyak pihak menyerukan pembenahan menyeluruh dalam struktur kepemimpinan partai. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.