Efek Positif Jika Berhenti Konsumsi Gula
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 28 Januari 2025 | 00:10 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Gula merupakan sumber energi penting bagi tubuh, tetapi konsumsi gula tambahan yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan peradangan. Meski sulit, mengurangi atau berhenti mengonsumsi gula tambahan bisa memberikan manfaat besar bagi kesehatan.
Menurut dokter spesialis gizi Johanes Casay Chandrawinata, berhenti mengonsumsi gula tambahan awalnya bisa membuat tubuh merasa lemas akibat adaptasi penurunan energi. Namun, ini bukan disebabkan oleh penurunan kadar gula darah. Proses adaptasi biasanya berlangsung selama 7–10 hari. Setelah itu, tubuh akan terasa lebih segar, ringan, dan sehat.
"Tubuh akan terasa lebih segar dan sehat karena asupan gula dari minuman manis ini berkurang," kata Johanes.
Manfaat lain dari berhenti mengonsumsi gula tambahan adalah penurunan kadar trigliserida darah. Hal ini mengurangi risiko stroke, serangan jantung, dan masalah kardiovaskular lainnya.
Sebagai catatan, Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan konsumsi gula tambahan maksimal 50 gram per orang per hari. Namun, jika memungkinkan, mengurangi konsumsi gula tambahan atau berhenti sepenuhnya akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan tubuh. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!