Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

E Karmana, Tak Pernah Lelah Mencintai Citarum

ED
Minggu, 9 Februari 2025 | 12:47 WIB
Bagikan
E Karmana, Tak Pernah Lelah Mencintai Citarum

Berkat upaya kerasnya, kini telah dibangun tiga bendungan dan sejumlah embung atau kolam retensi di sepanjang Sungai Citarum. Infrastruktur ini berfungsi sebagai penampungan air guna mengurangi risiko banjir. Namun, Karmana menegaskan bahwa langkah ini belum cukup jika normalisasi sungai tidak dilakukan secara menyeluruh.

Ia berharap kepedulian terhadap Sungai Citarum tidak hanya muncul saat terjadi bencana banjir, tetapi juga ketika musim kemarau tiba. Menurutnya, upaya normalisasi dan penataan bantaran sungai harus dilakukan secara konsisten, bukan hanya reaktif terhadap musibah.

“Jangan sampai nanti pada saat hujan besar, debit air Citarum bertambah, terjadi luapan banjir, ada korban, baru pada peduli. Harusnya pada saat kemarau juga disikapi, karena sedimentasi ini menjadi persoalan utama,” tegasnya.

Karmana memperkirakan jumlah sedimen yang menumpuk di Citarum mencapai jutaan kubik. Ia bahkan menyarankan jika perlu, dibuatkan lahan baru seluas 200 hektar untuk menampung sedimen tersebut agar aliran sungai bisa kembali normal.

Dengan dedikasinya, E. Karmana terus memperjuangkan perbaikan lingkungan Sungai Citarum. Ia berharap semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, turut berkontribusi dalam menjaga sungai agar manfaatnya tetap lestari bagi generasi mendatang.

@uli

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.