Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026

Dahsyatnya 7 Dzikir Pagi, Amalan Sunnah Penuh Berkah

Desi Rossilawati
Sabtu, 25 April 2026 | 06:00 WIB
Bagikan
Dahsyatnya 7 Dzikir Pagi, Amalan Sunnah Penuh Berkah
VISI.NEWS | BANDUNG - Dzikir pagi merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam karena memiliki berbagai keutamaan, mulai dari ketenangan hati hingga perlindungan dari keburukan. Dzikir pagi juga disebut dalam Al-Qur’an sebagai bentuk ibadah yang dilakukan pada waktu tertentu, khususnya di awal hari.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Ahzab ayat 42: "Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang" (QS. Al-Ahzab: 42). Ayat tersebut menjadi dasar anjuran untuk mengamalkan dzikir pagi secara rutin.

Dalam Buku Hisnul Muslim (Dzikir Pagi & Petang dan Sesudah Shalat Fardhu), Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menjelaskan bahwa waktu utama membaca dzikir pagi dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbit. Amalan ini diyakini tidak hanya mendatangkan ketenangan jiwa, tetapi juga menjadi benteng perlindungan dari berbagai keburukan dan membuka pintu-pintu kebaikan serta keberkahan rezeki sepanjang hari.

Berikut Urutan Dzikir Pagi yang Dapat Diamalkan Setiap Hari.

1. Ta'awudz (Membaca Perlindungan dari Setan)

 أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A'uudzu billaahi minasy-syaithoonir-rojiim Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk." Dibaca 1 kali sebagai langkah awal memohon perlindungan sebelum memulai dzikir.

2. Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255)

Ayat Kursi merupakan ayat paling agung dalam Al-Qur'an dan memiliki keutamaan sebagai benteng perlindungan.

Arab: اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

 Allāhu lā ilāha illā huw(a), al-ḥayyul-qayyūm(u), lā ta'khużuhū sinatuw wa lā naum(un), lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), man żal-lażī yasyfa‘u ‘indahū illā bi'iżnih(ī), ya‘lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai'im min ‘ilmihī illā bimā syā'(a), wasi‘a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ(a), wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm(u). Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung." (QS. Al-Baqarah: 255) Membaca Ayat Kursi ketika pagi hari, maka ia akan dilindungi oleh Allah dari berbagai gangguan hingga petang.

3. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Ketiga surat ini dikenal sebagai Al-Mu'awwidzat (surat-surat perlindungan). Rasulullah SAW bersabda: "Bacalah surat Al-Ikhlas dan Al-Mu'awwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas) ketika sore hari dan pagi hari sebanyak tiga kali, hal itu akan mencukupimu dari segala sesuatu". a. Surat Al-Ikhlas (3x)

 قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ، اللَّهُ الصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ، وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

 Qul huwallāhu aḥad, Allāhuṣ-ṣamad, lam yalid wa lam yūlad, wa lam yakul-lahū kufuwan aḥad Artinya: "Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.'" (QS. Al-Ikhlas: 1-4) b. Surat Al-Falaq (3x)

 قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Qul a‘ūżu birabbil-falaq, min syarri mā khalaq, wa min syarri ghāsiqin idzā waqab, wa min syarrin-naffāthāti fil-‘uqad, wa min syarri ḥāsidin idzā ḥasad Artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) tukang sihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.'" (QS. Al-Falaq: 1-5) c. Surat An-Nas (3x)

 قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلَٰهِ النَّاسِ، مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ، مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Qul a‘ūżu birabbin-nās, malikin-nās, ilāhin-nās, min syarril-waswās al-khannās, alladzī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās, minal-jinnati wan-nās Artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.'" (QS. An-Nas: 1-6).

4. Doa Pagi: "Allahumma bika ashbahna"

 اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُورُ

 Allahumma bika ashbahna, wa bika amsayna, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikan nusyur Artinya: "Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami berada di waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami berada di waktu petang, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami mati, dan kepada-Mu kami dibangkitkan." Dzikir ini selalu dibaca oleh Rasulullah SAW dan tercantum dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi.

5. Sayyidul Istighfar (Penghulu Istighfar)

Sayyidul Istighfar adalah istighfar paling utama. Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa membacanya di pagi hari dengan penuh keyakinan, lalu meninggal pada siang itu, maka ia termasuk penghuni surga (HR. Al-Bukhari).

 اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

 Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta, khalaqtani wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'udzu bika min syarri maa shana'tu, abuu'u laka bini'matika 'alayya, wa abuu'u bidzanbi faghfir li, fa-innahuu laa yaghfirudz-dzunuuba illa anta Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam janji dan perjanjian-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau."

6. Dzikir Lain yang Dianjurkan

a. Subhanallahi wa bihamdih (100x)

 سُبْحَانَ اللّٰهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallahi wa bihamdihi Artinya: "Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya" Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa, ketika pagi dan sore, membaca doa 'Subhanallahi wa bihamdihi' sebanyak seratus kali, maka pada hari kiamat tidak ada orang lain yang melebihi pahalanya kecuali orang yang juga pernah mengucapkan bacaan seperti itu atau lebih". b. Dzikir Tahlil dan Tahmid

 لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

 Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syaiin qodir Artinya: "Tidak ada Tuhan kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, hanya untuk-Nya kerajaan dan segala pujian dan Dia lah yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu." Orang yang membaca dzikir ini akan mendapatkan manfaat, seperti dicatat untuknya 100 kebaikan, dihapus 100 kesalahan, dan terjaga dari setan sepanjang hari.

Doa Setelah Dzikir Pagi

Setelah menyelesaikan rangkaian dzikir pagi di atas, dianjurkan untuk memanjatkan doa penutup yang terdapat dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 201.

Doa ini mencakup permohonan kebaikan di dunia dan akhirat serta perlindungan dari siksa neraka. Berikut adalah doa yang dapat dibaca:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Al-Baqarah: 201) Doa ini sangat dianjurkan karena mencakup seluruh kebaikan di dunia dan akhirat, serta memohon perlindungan dari siksa neraka.

Keutamaan Dzikir Pagi dalam Islam

Dzikir pagi memiliki sejumlah keutamaan yang dijelaskan dalam berbagai sumber keislaman, di antaranya:

1. Perlindungan Sepanjang Hari

Membaca dzikir pagi, terutama Ayat Kursi, diyakini memberikan perlindungan dari berbagai gangguan hingga petang.

2. Menghapus Dosa dan Menambah Kebaikan

Dzikir tahlil yang dibaca dalam dzikir pagi memberikan manfaat berupa penghapusan dosa dan penambahan pahala.

3. Terjaga dari Gangguan Setan

Dzikir pagi berfungsi sebagai benteng spiritual bagi seorang muslim dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

4. Mendatangkan Ketenangan Hati

Dzikir pagi membantu menciptakan ketenangan batin dan meningkatkan keimanan.

5. Membuka Pintu Rezeki

Amalan dzikir pagi diyakini membawa keberkahan dalam rezeki dan aktivitas harian.

6. Mendapat Pahala Berlipat

Membaca dzikir pagi secara konsisten memberikan pahala yang besar sebagaimana disebutkan dalam hadits.

7. Berpeluang Mendapat Surga

Sayyidul istighfar yang dibaca dalam dzikir pagi memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam hadits.

Dzikir pagi merupakan amalan yang memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam, baik dari Al-Qur’an maupun hadits. Rangkaian dzikir pagi yang dilakukan secara rutin dapat memberikan berbagai manfaat spiritual, mulai dari ketenangan jiwa hingga perlindungan dari keburukan.

Sebagai bagian dari ibadah harian, dzikir pagi menjadi salah satu bentuk penghambaan kepada Allah SWT yang dianjurkan untuk diamalkan secara konsisten oleh umat Islam. @desi

Bca Juga:

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.