Dunia Seni Berduka, Tokoh Pelukis Jelekong H. Asep Sancang Wafat
Dukungan masyarakat Jelekong, para seniman, dan warga sekitar terasa begitu hangat. Banyak yang hadir di rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir. Sebuah lukisan terakhirnya yang dipersembahkan untuk teman-teman alumnus IKIP (UPI) Bandung tergantung di dinding, membisu seperti merasakan duka yang mendalam. Banyak pelayat yang mengenang karya serta jasa almarhum dalam menjaga tradisi seni lukis Jelekong.
Kiprah H. Asep Sancang menjadikan Jelekong sebagai sentra seni lukis rakyat yang dikenal luas. Ia tidak hanya melukis, tetapi juga mengajarkan filosofi dan teknik kepada generasi muda agar warisan budaya tetap hidup. Asep juga yang aktif mengenalkan lukisan Jelekong dalam setiap pameran, baik di dalam maupun ke luar negeri/ “Beliau selalu berkata, seni itu untuk semua orang dan harus diwariskan,” ungkap seorang pelayat.
Kepergian H. Asep Sancang meninggalkan duka mendalam, namun karya dan keteladanan beliau akan terus menginspirasi generasi penerus. Murid-murid dan seniman Jelekong berkomitmen melanjutkan tradisi seni lukis yang telah beliau bangun selama puluhan tahun.
Masyarakat Jelekong berharap bahwa nilai-nilai budaya yang dibina H. Asep Sancang tetap lestari. Meskipun jasadnya telah tiada, semangat, karya, dan pengajaran beliau akan terus hidup di hati warga dan generasi muda, memastikan bahwa Jelekong tetap menjadi pusat seni lukis rakyat yang dihormati.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!