Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026

Dukung Penguatan Industri Logam Tanah Jarang, Rokhmat Ardiyan: untuk Masa Depan Industri Hijau Indonesia

Desi Rossilawati
Selasa, 10 Februari 2026 | 09:31 WIB
Bagikan
Dukung Penguatan Industri Logam Tanah Jarang, Rokhmat Ardiyan: untuk Masa Depan Industri Hijau Indonesia

Ia juga menyatakan dukungannya agar pengelolaan industri strategis ini dimiliki dan dikendalikan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebagai anggota Komisi XII yang membidangi energi dan lingkungan hidup, Rokhmat mengingatkan agar pengembangan industri logam tanah jarang tidak mengabaikan perlindungan lingkungan.

Ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat agar kegiatan pertambangan tidak merusak ekosistem, khususnya di kawasan konservasi.

“Kami mengingatkan jangan sampai ada kerusakan lingkungan, terutama masuk ke lahan konservasi yang harus kita jaga bersama-sama,” katanya.

Dalam RDP tersebut, Rokhmat juga mengajukan pertanyaan strategis kepada pemerintah terkait potensi pendapatan negara dari logam tanah jarang, mengingat besarnya peluang ekonomi dari komoditas strategis ini di pasar global.

Menurutnya, pengelolaan LTJ yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada hilirisasi dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendukung transisi energi dan industri hijau Indonesia.  @givary

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.