Dukung Penguatan Industri Logam Tanah Jarang, Rokhmat Ardiyan: untuk Masa Depan Industri Hijau Indonesia
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Rokhmat Ardiyan, menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penguatan kelembagaan industri mineral, khususnya pengelolaan logam tanah jarang (LTJ).
Rokhmat menilai penempatan pimpinan baru di lembaga tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat industri masa depan Indonesia yang berbasis industri hijau.
“Kami memberikan apresiasi dan mendukung penuh bahwa Bapak ditempatkan di lembaga yang baru, dan tentunya ini adalah untuk penguatan industri masa depan Indonesia, industri hijau,” ujar Rokhmat dalam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Kepala Badan Industri Mineral, Senin (9/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Rokhmat menegaskan bahwa logam tanah jarang memiliki manfaat strategis di berbagai sektor teknologi maju. Ia menyebutkan LTJ digunakan dalam produksi baterai kendaraan listrik, turbin angin berteknologi tinggi, panel surya, hingga industri pertahanan dan keamanan.
Selain itu, logam tanah jarang juga menjadi komponen penting dalam satelit, semikonduktor, smartphone, komputer, serta peralatan medis modern.
“Artinya, ini sejalan dengan cita-cita Bapak Presiden Prabowo bahwa industri ini harus membawa manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Rokhmat menekankan pentingnya hilirisasi logam tanah jarang agar nilai tambah tidak berhenti di sektor hulu. Ia mendorong pembangunan pabrik-pabrik pengolahan di daerah, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
“Jangan sampai industri ini hanya berhenti di hulu. Hilirisasi harus berjalan agar manfaat besar, termasuk penciptaan lapangan pekerjaan, benar-benar dirasakan daerah,” ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!