Dukung Ekonomi Desa, KDMP Solokanjeruk Jalankan Gerai Sembako dan Layanan PLN
Ia berharap apa yang direncanakan itu bisa dilaksanakan di lapangan, sehingga KDMP selaku penerima manfaat bantuan penyertaan modal usaha itu bisa mengembangkan usahanya.
"Tujuan Pak Bupati itu, tentunya untuk pengembangan usaha koperasi. Dan berharap kedepan, bantuan modal usaha KDMP dari dana desa maupun ADPD. Sementara ini modal usaha dari iuran anggota koperasi," ujarnya.
Sementara itu, Camat Solokanjeruk Rahmatullah Mukti Prabowo yang melaksanakan roadshow ke KDMP Solokanjeruk pada Jumat siang itu, turut meninjau langsung kondisi gerai sembako dan gerai pelayanan jasa pembelian token listrik dan pembayaran rekening listrik PLN.
"Intinya, kami dari Kecamatan Solokanjeruk meninjau perkembangan masing-masing KDMP di Kecamatan Solokanjeruk. Alhamdulillah, dari 7 KDMP sudah ada 2 KDMP sudah melangkah lebih jauh. Tapi semua KDMP di Kecamatan Solokanjeruk umumnya sudah aktif. Tentunya kita berdiskusi dengan pengurus KDMP untuk memberikan masukan-masukan terkait dengan perkembangan KDMP kedepan," tuturnya.
Camat Prabowo berharap keberadaan KDMP di Kecamatan Solokanjeruk kedepan bisa menjadi solusi perekonomian warga masyarakat di kecamatan tersebut.
"Memang ada dinamika dalam pelaksanaan atau operasional KDMP di masing-masing desa. Mungkin dari segi ketersediaan tempat, dan pada intinya semua sudah berprogres dan melangkah dalam pengembangan usaha KDMP. Minimal, semua atau 7 KDMP di Kecamatan Solokanjeruk sudah memiliki kantor dan memiliki anggota koperasi. Hal itu membuktikan ada kantor, ada Anggota dan ada pengurus KDMP," ujarnya.
Prabowo menjelaskan dalam kegiatan usaha, baru 2 KDMP yang sudah berjalan, dan lainnya sedang berprogres atau menyusul. Tapi secara umum KDMP di Kecamatan Solokanjeruk sudah berjalan dan aktif.
Lebih lanjut Camat Prabowo mengatakan bahwa Bupati Bandung sudah menantang para KDMP supaya berinovasi untuk mendapatkan penyertaan modal usaha sebesar Rp100 juta per KDMP dari yang direncakan Rp10 miliar pada tahun 2026. Penyertaan modal Rp10 miliar itu untuk 100 KDMP yang sudah aktif dan berjalan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!