Dua Tahun Tanpa Disadari, Sanca 5 Meter Hidup di Balik Tembok Rumah Warga Bogor
VISI.NEWS | BOGOR – Sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, menyimpan kisah yang membuat bulu kuduk merinding. Selama dua tahun terakhir, penghuni rumah ternyata hidup berdampingan dengan seekor ular sanca berukuran sekitar lima meter yang diam-diam bersarang di balik fondasi dan celah sempit tembok bangunan.
Keberadaan reptil besar itu baru benar-benar disadari setelah ukurannya makin besar dan pergerakannya mulai terlihat jelas. Rasa khawatir pun memuncak, hingga pemilik rumah akhirnya melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor pada Rabu malam, 28 Januari 2026.
Kepala Bidang Pemadaman dan Kedaruratan Dinas Damkar Kota Bogor, Muhamad Ade Nugraha, mengungkapkan bahwa ular tersebut bukan baru muncul di lokasi. Hewan melata itu diduga sudah lama menetap di ruang sempit yang sulit dijangkau manusia.
“Ular tersebut sudah 2 tahun bersarang di bawah fondasi rumah yang sempit dan akses yang sulit. Saat terlihat warga langsung melaporkan kepada Damkar,” ujar Ade.
Laporan diterima petugas sekitar pukul 20.40 WIB. Namun proses evakuasi jauh dari kata mudah. Posisi ular yang berada di sela tembok dua rumah kontrakan membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati. Ruang yang sempit dan minim akses membuat ular sulit dijangkau secara langsung.
Petugas akhirnya menggunakan cara khusus untuk mengeluarkan ular dari persembunyiannya. Mereka memancing hewan tersebut agar keluar secara perlahan sebelum dilakukan penangkapan.
“Anggota pos Damkar menindaklanjuti laporan perihal ular yang sudah 2 tahun bersarang di bawah pondasi rumah kontrakan. Proses evakuasi dilakukan dengan cara memancing agar ular keluar menggunakan ayam hidup dan dijebak dengan tali jerat,” jelas Ade.
Proses menegangkan itu berlangsung selama kurang lebih lima jam. Setelah berhasil keluar dari celah dinding, ular sanca sepanjang sekitar 4 hingga 5 meter itu langsung dijerat dan diamankan oleh petugas. Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut, meski warga sekitar sempat diliputi rasa takut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!