DTSEN: Langkah Baru Pemerintah Memastikan Distribusi Zakat Tepat Sasaran
Di sisi lain, Cak Imin mengatakan bahwa masyarakat tetap bebas memilih lembaga zakat yang mereka percayai, sementara pemerintah bertugas memastikan penyaluran bantuan berjalan lebih akurat dan adil.
“Sementara pelaksananya tetap masyarakat boleh memilih yang paling dipercaya di antara lembaga-lembaga yang kredibel itu. Nah, tugas pemerintah mensolidkan supaya tepat sasaran,” ujarnya.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf sapaan akrabnya Gus Ipul menambahkan bahwa DTSEN memiliki sistem peringkat penerima manfaat yang lebih detail dibandingkan data sebelumnya.
"DTSEN ini sudah ada pe-ranking-an, seperti Desil-1, Desil-2, dan seterusnya, sehingga lebih mempermudah penyasaran bantuan," kata Gus Ipul.
Ia menyoroti permasalahan dalam penyaluran bantuan sosial sebelumnya, yaitu kesalahan inklusi dan eksklusi.
Ada penerima bantuan yang seharusnya tidak berhak (inclusion error) dan ada yang seharusnya berhak tetapi tidak mendapat bantuan (exclusion error).
"Fakta menunjukkan ada yang mestinya berhak tapi tidak dapat, dan ada juga yang tidak berhak tapi menerima. Sekarang kami sedang menyisir data ini agar lebih akurat," ujar dia.
DTSEN juga dapat memetakan penerima bantuan pemerintah secara lebih transparan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!