Dramatis! Mobil Satgas Bencana UNS Tertimbun Lahar Semeru. Ini Penyebabnya

ED
Jumat, 10 Desember 2021 | 18:33 WIB
Bagikan
Dramatis! Mobil Satgas Bencana UNS Tertimbun Lahar Semeru. Ini Penyebabnya

VISI.NEWS | SOLO - Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diterjunkan ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, sejak Minggu (5/12/2021) malam, untuk membantu evakuasi di Gunung Semeru, sementara terhambat aktivitasnya karena salah satu mobil operasional yang digunakan untuk evakuasi tertimbun lahar.

Mobil Toyota Hilux 4x4 yang pada Selasa (7/12/2021) malam digunakan untuk evakuasi warga di wilayah Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, tertimbun lahar ketika material vulkanik yang terbawa air atau lahar dingin yang mengalir akibat hujan deras melanda Desa Sumberwuluh.

Mengutip penjelasan pimpinan tim yang beranggota 15 orang, terdiri atas dokter (3 orang), perawat (2 orang), tenaga medis (5 orang), tim penyelamat atau rescue (3 orang, dan relawan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS (2 orang), Wakil Rektor (WR) III bidang Riset dan Inovasi UNS, Prof. Kuncoro Diharjo, mengungkapkan kepada wartawan, Jumat (10/12/2021), tim relawan UNS di malam yang naas itu sedang melakukan evakuasi warga di wilayah Kamar Kajang, Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Dalam tugas kemanusiaan itu, tim penyelamat UNS berhasil mengevakuasi dua warga yang terjebak di permukimannya. Keduanya dievakuasi turun ke titik aman dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Setelah itu, tim penyelamat UNS kembali menyisir kampung untuk memastikan tidak ada yang warga tertinggal. Dalam penyisiran, tim tidak menemukan warga yang tertinggal kemudian mereka kembali ke posko awal.

Namun ketika tim berjalan kaki sekira 10 menit, terjadi luncuran lahar dingin yang turun menerjang mobil tim Satgas Bencana UNS tersebut. “Saat itu, mobil dalam posisi terganjal batu yang terbawa lahar dingin, sehingga susah bergerak dan permukaan air berlumpur juga naik. Di saat yang kritis itu, tim berpikir harus safety. Seketika, driver bersama rescuer berupaya menyelamatkan diri. Kalau lumpur sudah naik tinggi, mereka tidak akan bisa membuka pintu mobil dan tidak dapat keluar. Itu lebih berisiko. Kemudian mereka berlari mencari titik aman dan mobil ditinggalkan,” jelas Prof. Kuncoro.

Prof. Kuncoro memberikan mengapresiasi tim Satgas Bencana UNS yang terjun ke Semeru dan berjuang dalam misi kemanusiaan. Hal itu, menurut wakil rektor bidang riset dan inovasi itu, menunjukkan upaya maksimal tim Satgas Bencana UNS dalam tugas penyelamatan. “Saya rasa ini upaya maksimal dari teman-teman rescuer yang ada di lapangan. Bayangkan, kalau mereka tidak bergerak cepat, dua nyawa warga desa Sumberwuluh itu entah bisa selamat atau nggak. Kita kan nggak tahu sesuatu yang di luar dugaan. Minimal kita sudah berusaha optimal untuk menyelamatkan dua warga,” tandasnya.

Keesokan hari setelah kejadian yang nyaris merenggut korban jiwa itu, mobil Satgas Bencana UNS yang terjebak lahar diupayakan untuk dievakuasi. Namun para anggota Satgas yang dibantu tim SAR lain dan tim Indonesia Offroad Federation (IOA), belum berhasil mengevakuasi mobil tersebut. Saat ini, sambung Kuncoro Diharjo, mobil belum bisa dievakuasi karena endapan lahar masih panas dan jika diinjak permukaannya amblas. Rencananya, Jumat hari ini mobil Satgas Bencana UNS akan kembali dievakuasi menggunakan alat berat.

“Kemarin upaya IOF untuk membantu evakuasi. Tapi tim menghadapi kesulitan, karena sekeliling mobil penuh dengan lumpur padat. Kita berharap, mudah-mudahan hari Jumat ini alat berat bisa diperbantukan ke sana untuk mengeduk endapan lahar dingin. Nanti mobil akan kita perbaiki supaya bisa dimanfaatkan lagi,” tutur Prof. Kuncoro lagi.

Tim Satgas Bencana UNS untuk Semeru, rencananya bertugas selama 10 hari, kemudian digantikan tim satgas berikutnya. Sedangkan untuk operasional, saat ini menggunakan satu unit mobil ambulans yang berfungsi baik.@tok

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.