Drama Satu Menit Hancurkan Harapan Persekat Bertahan
Ilustrasi./visi.news/ai.
Menjelang akhir babak pertama, Persiba hampir menggandakan keunggulan melalui aksi individu Lorensius Sabda. Penyerang tersebut sukses melewati beberapa pemain belakang Persekat sebelum melepaskan tembakan di depan gawang. Namun bola justru membentur pemain bertahan sehingga skor 1 0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persekat langsung tampil menekan. Tuan rumah mencoba memanfaatkan dukungan suporter untuk membalikkan keadaan.
Persiba sempat memperoleh peluang emas pada menit ke 49 lewat Takumu Nishihara. Ia menerima umpan silang dari Lorensius Sabda dan berada di posisi ideal di depan gawang. Namun sontekannya berhasil diamankan kiper Persekat, Dimas Fani.
Persekat kemudian merespons lewat peluang Atieda pada menit ke 52. Penyerang tersebut menyambut umpan lambung dengan sundulan keras, tetapi bola melambung tipis di atas mistar gawang Persiba.
Momentum penting pertandingan hadir pada menit ke 59 ketika pemain Persiba, Bintang Arrahim, melakukan hand ball di area pertahanan. Wasit kemudian menghentikan pertandingan untuk mengecek tayangan VAR.
Setelah melakukan pemeriksaan, wasit memutuskan memberikan tendangan bebas kepada Persekat sekaligus mengeluarkan kartu merah untuk Bintang Arrahim. Keputusan itu membuat Persiba harus bermain dengan 10 orang.
Unggul jumlah pemain membuat Persekat semakin percaya diri. Gelombang serangan terus dilancarkan ke pertahanan Persiba yang mulai tertekan.
Beberapa menit kemudian, Atieda kembali memperoleh peluang melalui sundulan memanfaatkan umpan rekannya. Namun bola hanya membentur mistar gawang dan gagal menjadi gol penyeimbang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!