DPRD Sukabumi Dorong Intervensi BTT untuk Tangani Sekolah Rusak
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi./visi.news/Andri.
Sebagai solusi, DPRD mendorong pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang diperuntukkan bagi kondisi darurat dan bencana. Ferry menilai, kerusakan sekolah yang berdampak pada aktivitas belajar mengajar dapat dikategorikan sebagai kondisi darurat.
“Sehingga kami kemarin mempertanyakan kepada TAPD, itu kan ada BTT. BTT itu anggaran khusus kedaruratan dan bencana. Dan menurut kami sekolah roboh juga masuk kategori bencana dan kedaruratan, karena harus segera dibangun supaya proses belajar mengajar tidak jadi korban,” ungkapnya.
Menurut Ferry, intervensi BTT untuk menangani sekolah rusak serta dalam kondisi urgent sudah diaplikasi oleh Pemkab dalam hal ini Disdik di salah satu titik.
Ia menambahkan, penggunaan BTT diharapkan dapat menjadi alternatif untuk menangani kerusakan ruang kelas yang bersifat mendesak, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.
"Mungkin untuk yang kondisinya rusak dan emergency, intervensi melalui BTT juga kita akan upayakan supaya proses belajar mengajar tidak jadi korban. Sehingga inisiatif untuk menggunakan BTT itu mungkin salah satu alternatif untuk membantu kondisi-kondisi yang darurat gitu," pungkasnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!