DPR Ingatkan Dana Haji Bukan APBN
Ia mencontohkan pengadaan akomodasi sebagai sektor yang berpotensi besar untuk dihemat. “Kalau pemesanan hotel dilakukan satu atau dua tahun sebelumnya, biayanya tentu jauh lebih murah dibandingkan mendadak. Ini bagian dari strategi investasi dan efisiensi,” jelasnya.
Iman menegaskan, pengelolaan dana haji yang akuntabel akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan, biaya yang lebih terjangkau, serta jaminan penyelenggaraan ibadah haji yang bersih dari korupsi.
“Ini penting agar penyelenggaraan haji di Indonesia tidak hanya memberi manfaat spiritual, tetapi juga keberkahan secara material, sehingga jemaah merasa aman, nyaman, dan sehat hingga kembali ke tanah air,” pungkasnya.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!