DPPKB Kota Bandung Mutakhirkan Data Penduduk, Yuk Dukung Kader Pendata

ED
Jumat, 7 Oktober 2022 | 17:52 WIB
Bagikan
DPPKB Kota Bandung Mutakhirkan Data Penduduk, Yuk Dukung Kader Pendata

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung tengah melaksanakan kegiatan Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2022 atau PK22 secara serentak di 19 Kecamatan terdiri dari 73 Kelurahan di Kota Bandung

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 1 September sampai dengan 31 Oktober 2022.

Untuk diketahui, pemutakhiran PK22 merupakan kegiatan untuk memutakhirkan data keluarga Indonesia dengan cara melengkapi, memperbaiki, memperbaharui, mencatat mutasi, mencatat migrasi dan mendata keluarga baru yang belum ada pada data hasil pendataan keluarga Tahun 2021.

Prosesnya dilakukan melalui kunjungan rumah dengan cara mewawancarai dan mengobservasi keluarga.

“Pendataan ini gratis. Pelaksana pendataan adalah kader pendata di tingkat RW sebanyak 2146 orang yang diberi SK Kepala Dinas. Pendataan menggunakan gadget dengan aplikasi dari BKKBN pusat,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Nurhayati dilansir laman Humas Kota Bandung, Kamis 6 Oktober 2022.

Kunjungan ke rumah warga mulai dilakukan pukul 09.00 WIB hingga proses wawancara dengan keluarga selesai.

Tujuan dilaksanakannya Pemutakhiran data keluarga ini adalah untuk memperoleh data keluarga yang akurat untuk dimanfaatkan oleh Pemerintah dalam merencanakan, program pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

Kecamatan yang menjadi lokus adalah kecamatan Antapani, Sukasari, Coblong, Babakanciparay, Cicendo, Regol, Bandungkulon, Kiaracondong, Bojongloakidul , Cibeunyingkaler, Sumurbandung, Buahbatu, Ujungberung, Gedebage, Bojongloakaler, Cidadap, Astanaanyar, Batunununggal, dan Lengkong.

Berkaitan dengan hal tersebut, Nurhayati menyebut, perlu dukungan dari semua pihak untuk menyukseskan pemutakhiran pendataan keluarga tahun 2022 di Kota Bandung agar dapat selesai tepat waktu dan didapatkan data yang akurat sebagai bahan lam perencanaan Pembangunan keluarga dan kependudukan.

“Dukungan yang diperlukan dari masyarakat supaya dapat menerima para kader pendata,” ucap Nurhayati. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.