Dosa Besar dalam Islam: Syirik yang Tidak Akan Diampuni oleh Allah SWT
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 24 November 2024 | 02:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Sebagai manusia, kita tidak luput dari perbuatan dosa. Dalam Islam, ada beberapa dosa besar yang perlu dipahami oleh umat Muslim. Salah satu di antaranya adalah dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah SWT. Meskipun manusia tidak sempurna dan sering melakukan kesalahan, Allah SWT memberikan kesempatan bagi setiap hamba-Nya untuk bertaubat dan memohon ampunan atas dosa yang dilakukan.
Allah SWT berfirman dalam surah An-Nisa ayat 31:
إِن تَجْتَنِبُوا۟ كَبَآئِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُم مُّدْخَلًا كَرِيمًا
"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapuskan kesalahan-kesalahanmu (dosa kecilmu) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)."
Menurut Al-Kabair oleh Syamsuddin Muhammad bin 'Utsman bin Qaimaz At-Turkmaniy Al-Fariqy Ad-Dimasyqiy Asy-Syafi'iy, ada tujuh dosa besar yang disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA. Rasulullah bersabda:
"Jauhilah tujuh perkara yang merusak!" Di antaranya adalah: syirik kepada Allah, sihir, membunuh tanpa alasan yang dibenarkan, memakan harta anak yatim, memakan riba, meninggalkan medan perang, dan menuduh wanita mukminah berzina tanpa bukti yang jelas.
Dosa besar adalah segala perbuatan yang memiliki ancaman hukuman berat, seperti dosa pembunuhan, zina, mencuri, dan tindakan lain yang mendapatkan ancaman kemurkaan serta laknat dari Allah SWT.
Dosa besar yang tidak diampuni oleh Allah SWT adalah syirik. Syirik adalah perbuatan menyekutukan Allah dengan sesuatu selain-Nya, dan bagi orang yang berbuat syirik, dosa ini tidak akan diampuni oleh Allah SWT.
Allah berfirman dalam surah An-Nisa ayat 48:
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, tetapi Dia mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki. Siapa pun yang mempersekutukan Allah, sungguh telah berbuat dosa yang sangat besar."
Rasulullah SAW juga menjelaskan dalam hadits bahwa dosa syirik adalah dosa yang paling besar, bahkan lebih besar daripada durhaka kepada orang tua atau kesaksian palsu. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!