Doa Pagi dan Sore yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 29 Mei 2025 | 02:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Mulai dan akhiri hari dengan doa, inilah ajaran yang ditekankan dalam Islam. Waktu pagi dan sore merupakan dua momen penting yang dianjurkan untuk diisi dengan doa, sebagai bentuk memohon perlindungan dan ketenangan dalam menjalani aktivitas harian.
Dalam kitab al-Adzkar, Imam Nawawi mengutip beberapa doa yang dibaca Rasulullah SAW setiap pagi dan sore. Doa-doa ini diriwayatkan oleh para imam hadis seperti Muslim, Abu Dawud, dan At-Turmudzi.
Berikut tiga doa yang bisa diamalkan setiap hari:
1. Doa Perlindungan dari Kejahatan Makhluk (dibaca 3 kali)
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
A‘ūdzu bi kalimātillāhit tāmmāti min syarri mā khalaq. Artinya, “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan ciptaan-Nya,” (HR Muslim dan Ibnu Sinni).2. Doa Agar Terhindar dari Mudharat (dibaca 3 kali)
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ
Bismillāhil ladzī lā yadhurru ma‘as mihī syai’un fil ardhi wa lā fis samā’i wa huas samī‘ul ‘alīm. Artinya, “Dengan nama Allah, Zat yang apa pun di bumi dan di langit tidak mudharat dengan asma-Nya. Dia mahadengar dan mahatahu,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).3. Doa Perlindungan dari Nafsu dan Setan
Doa perlindungan dari nafsu, setan, dan sekutunya:اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَمَوَاتِ وَالأَرْضِ، عَالِمَ الغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ
Allāhumma fāthiras smāwāti wal ardhi, ‘ālimal ghaibi was syahādah, rabba kulli syai’in wa malīkah, asyhadi an lā ilāha illā anta. A‘ūdzu bika min syarri nafsī wa syarris syathāni wa syirkih. Artinya, “Tuhanku, pencipta langit dan bumi, yang mengetahui hal yang ghaib dan nyata, tuhan dan penguasa segala sesuatu. Aku bersaksi tiada tuhan selain Kau. Aku berlindung kepada-Mua dari kejahatan nafsuku, kejahatan setan dan sekutunya,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi). @ffr
BACA JUGA
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!