Subhanallah! 1 Doa Nabi Yusuf Ayat 101 yang Penuh Makna dan Ketundukan
VISI.NEWS | BANDUNG - Doa Nabi Yusuf ayat 101 merupakan salah satu doa yang penuh makna dalam Al-Qur’an karena mencerminkan rasa syukur, ketundukan, dan harapan husnul khatimah. Ayat ini terdapat dalam Surah Yusuf dan menjadi penutup kisah panjang perjalanan hidup Nabi Yusuf ‘alaihissalam yang sarat ujian, kesabaran, serta kemuliaan akhlak. Banyak umat Islam menjadikannya sebagai pengingat agar tetap rendah hati meski diberi kekuasaan dan ilmu.
Ayat tersebut berbunyi:
رَبِّ قَدْ اٰتَيْتَنِيْ مِنَ الْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِيْ مِنْ تَأْوِيْلِ الْاَحَادِيْثِۚ فَاطِرَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ اَنْتَ وَلِيّٖ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِۚ تَوَفَّنِيْ مُسْلِمًا وَّاَلْحِقْنِيْ بِالصّٰلِحِيْنَ
Artinya: “Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebagian kekuasaan dan telah mengajarkan kepadaku sebagian takwil mimpi. (Wahai Tuhan) pencipta langit dan bumi, Engkaulah pelindungku di dunia dan di akhirat. Wafatkanlah aku dalam keadaan Muslim dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.”
Makna Mendalam Ayat 101 Surah Yusuf
Doa Nabi Yusuf ayat 101 dipanjatkan setelah beliau mencapai kedudukan tinggi di Mesir. Setelah melalui berbagai ujian dibuang oleh saudara-saudaranya, difitnah, dipenjara, hingga akhirnya dipercaya memegang jabatan penting beliau tidak menunjukkan kesombongan. Justru pada puncak kejayaan itulah beliau memanjatkan doa penuh ketundukan.
Dalam ayat ini terdapat tiga unsur utama:
-
Pengakuan atas nikmat kekuasaan dan ilmu dari Allah.
-
Penegasan bahwa Allah adalah pelindung dunia dan akhirat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!