Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026

Doa Menunjukkan Posisi Hamba Dihadapan Allah SWT

ED
Kamis, 5 Maret 2026 | 08:25 WIB
Bagikan
Doa Menunjukkan Posisi Hamba Dihadapan Allah SWT

VISI.NEWS | BANDUNG - Sering kali manusia lebih fokus pada hasil doa daripada prosesnya. Ketika harapan belum juga terwujud, muncul rasa kecewa, gelisah, bahkan protes dalam hati. Padahal dalam ajaran Islam, doa bukan semata-mata tentang terkabul atau tidaknya permintaan, melainkan tentang posisi seorang hamba di hadapan Allah SWT.

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa doa adalah manifestasi penghambaan dan rasa butuh seorang hamba kepada Tuhannya. Ia menulis:

ان في الدعاء تحقيق العبودية والافتقار، وهو مظهر حاجة العبد الى ربه في كل حال

Inna fid-du‘ā’i taḥqīqal-‘ubūdiyyah wal-iftiqār, wa huwa maẓharu ḥājati al-‘abdi ilā rabbihī fī kulli ḥāl.

Artinya: “Sesungguhnya dalam doa terdapat perwujudan penghambaan dan kefakiran. Ia adalah manifestasi kebutuhan hamba kepada Tuhannya dalam setiap keadaan.”

Makna ini menegaskan bahwa doa bukan alat transaksi antara manusia dan Tuhan. Dalam Al-Hikam, Ibnu Athaillah as-Sakandari mengingatkan dengan kalimat singkat namun mendalam:

لا تكن مطلبك سببا للاعطاء منه

Lā takun maṭlabuka sababan lil-i‘ṭā’i minhu.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.