Diterpa Isu Perselingkuhan, Ridwan Kamil Berharap Tabayyun
ED
Editor
M Purnama Alam
Senin, 31 Maret 2025 | 10:03 WIB
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa di Kota Bandung dan Jakarta, meskipun tengah diterpa isu perselingkuhan dengan seorang wanita bernama Lisa Mariana. Ia berharap masyarakat dapat bersikap bijak dan melakukan tabayyun sebelum mempercayai rumor yang beredar, terutama di bulan suci Ramadan ini.
Ridwan Kamil menghadapi tuduhan serius dari Lisa Mariana, yang mengklaim memiliki anak hasil hubungan dengannya. Namun, pria yang akrab disapa Kang Emil ini dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah keji yang bermotif ekonomi. Ia menilai isu ini merupakan tuduhan lama yang sengaja kembali diangkat ke publik.
Dalam klarifikasinya, Ridwan Kamil mengakui pernah bertemu dengan Lisa Mariana sebanyak satu kali, sekitar empat tahun lalu, dalam konteks permohonan bantuan pendidikan. Ia menegaskan bahwa pada saat pertemuan tersebut, Lisa sudah dalam kondisi hamil sebelum bertemu dengannya. Kasus ini, menurutnya, telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan bukti-bukti akurat, bahkan Lisa telah meminta maaf di hadapan keluarganya.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar Butar, menantang Lisa Mariana untuk membuktikan klaimnya dengan bukti yang sah. Ia menegaskan bahwa pernyataan tanpa dasar yang disebarkan di media sosial dapat berujung pada konsekuensi hukum, karena dapat dikategorikan sebagai fitnah dan pencemaran nama baik.
Lebih lanjut, Muslim menyatakan bahwa permasalahan ini sebenarnya sudah selesai empat tahun lalu, saat Lisa mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Namun, dengan kembali munculnya isu ini di tengah tahun politik, pihak Ridwan Kamil merasa perlu untuk meluruskan fakta dan menantang Lisa untuk membuktikan klaimnya secara hukum.
Ridwan Kamil sendiri mengaku tidak memahami alasan di balik munculnya kembali isu ini. Ia hanya berharap Lisa mendapatkan hidayah dan bisa menyampaikan kebenaran kepada publik. Selain itu, ia meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi dan meminta doa agar dirinya dan keluarganya dijauhkan dari fitnah.
Dalam menghadapi tuduhan ini, pihak Ridwan Kamil telah menyiapkan langkah hukum. Ia telah menunjuk tim kuasa hukum untuk menangani permasalahan ini dan memastikan bahwa bukti-bukti yang menunjukkan bahwa tuduhan tersebut tidak benar bisa dipublikasikan jika diperlukan.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Verifikasi dan tabayyun menjadi kunci agar tidak mudah terjebak dalam penyebaran berita bohong yang dapat merugikan individu maupun keluarga yang terkena dampaknya.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!