Disperkimtan Bandung Tanam Ratusan Pohon di 12 TPU, Wujudkan Kawasan Hijau dan Asri

Desi Rossilawati
Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB
Bagikan
Disperkimtan Bandung Tanam Ratusan Pohon di 12 TPU, Wujudkan Kawasan Hijau dan Asri

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung melaksanakan gerakan penanaman pohon di 12 titik Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Pemerintah Kabupaten Bandung, Rabu (29/4/2026)./visi.news/ist.

"Insya Allah setelah dilakukan gerakan penanaman pohon ini, semua TPU yang menjadi aset pemerintah ini bisa hijau untuk menambah suasana lingkungan terlihat lebih indah dan asri," harapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin mengatakan sebanyak 12 TPU yang menjadi aset Pemkab Bandung ini dengan kapasitas 124.331 jiwa.

"Dari kapasitas 124.331 jiwa itu baru terisi 3.728 jiwa, sisanya 120.603 jiwa lagi. Sementara jumlah penduduk Kabupaten Bandung sebanyak 3,8 juta," kata Enjang Wahyudin di Soreang, Selasa (24/2/2026).

Kepala Disperkimtan menjelaskan dari 12 titik lokasi TPU itu, di antaranya di Daraulin Margaasih, Pananjung Cangkuang, Tegalluar Bojongsoang, Manggahang Baleendah, Cikoneng Cileunyi, Cibodas Solokanjeruk, Eigendom Nagreg, Haminteu Soreang, Eigendom Arjasari, dan Ciluncat Bandasari Cangkuang.

"Nama-nama yang meninggal dan dimakamkan di TPU milik aset Pemkab Bandung ini terdaftar di aplikasi yang ada di Disperkimtan Kabupaten Bandung," ujarnya.

Lebih lanjut Enjang Wahyudin mengatakan kebutuhan luas TPU, kalau melihat rata-rata kematian dan kelahiran bayi setiap tahunnya belum bisa diukur.

"Karena setiap masyarakat setelah anggota keluarganya ada yang meninggal dunia banyak yang belum  membuat akta kematian," katanya.

Namun demikian, kata Kepala Disperkimtan, kebutuhan lahan untuk TPU dihitung dari setiap jumlah penduduk 1000 jiwa dengan kematian 4 orang per tahun. "Kalau misalkan jumlah penduduk Kabupaten Bandung mencapai 3,8 juta jiwa, dibagi 1000 dan dikalikan 4, artinya sebanyak 950 jiwa per tahun angka kematian. Setiap jiwa membutuhkan 2 meter persegi luas lahan. Kebutuhan lahan 1.900 meter persegi (m2) per tahun untuk warga Kabupaten Bandung yang meninggal," tuturnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.