Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Dishub Kota Sukabumi Terima 164 Aduan PJU, Laporan Paling Banyak Lewat Medsos

Desi Rossilawati
Senin, 20 April 2026 | 20:02 WIB
Bagikan
Dishub Kota Sukabumi Terima 164 Aduan PJU, Laporan Paling Banyak Lewat Medsos

Kepala Dishub Kota Sukabumi Iskandar Ifhan./visi.news/ist.

VISI.NEWS | SUKABUMI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi menerima 164 aduan tentang Penerangan Jalan Umum (PJU). Ratusan aduan itu, disampaikan masyarakat selama periode triwulan pertama tahun 2026.

Kepala Bidang Keselamatan Lalu Lintas dan Perlengkapan Jalan Dishub Kota Sukabumi Yanto Arisdiyanto, menyatakan aduan tersebut banyak disampaikan oleh masyarakat melalui akun media sosial Dishub.

Yanto menyatakan, telah merespons setiap aduan yang masuk, termasuk berkoordinasi dengan Dishub Provinsi Jawa Barat karena terdapat pula beberapa aduan mengenai kerusakan PJU yang terletak di ruas jalan provinsi.

“Dengan adanya perjanjian kerja sama antara kami dengan Dishub Provinsi Jawa Barat, maka kerusakan PJU di ruas jalan provinsi, kita hanya melaporkan saja dan mereka yang akan menindaklanjuti,” kata Yanto belum lama ini.

Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah kerusakan PJU yang belum dapat diperbaiki akibat keterbatasan komponen. Meski demikian, Dishub akan mengupayakan pengadaan komponen tersebut melalui perubahan anggaran.

“Pada bulan Februari, lima kerusakan belum ditangani karena tidak ada komponennya. Sementara untuk Bulan Maret ada tiga yang belum ditangani. Kita usahakan di (perubahan anggaran) parsial,” jelasnya.

Sementara itu, kepala Dishub Kota Sukabumi Iskandar Ifhan, menegaskan bahwa pihaknya berupaya optimal untuk merespons setiap aduan terkait PJU, dengan menetapkan prosedur tindaklanjut 1 x 24 jam.

“Warga silakan melapor ke Dishub, baik melalui medsos ataupun surat,” jelasnya.

Ia menjelaskan untuk saat ini Dishub belum bisa menambah jumlah PJU karena terkendala masalah anggaran. Namun Dishub pun terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pusat, agar kebutuhan PJU di Kota Sukabumi bisa terpenuhi. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.