Disdik dan DP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan IRET di Satuan Pendidikan

ED
Jumat, 28 November 2025 | 06:00 WIB
Bagikan
Disdik dan DP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan IRET di Satuan Pendidikan

VISI.NEWS | BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan penyebaran faham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di satuan pendidikan. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA BPI, Jalan Burangrang, Kota Bandung pada Kamis (27/11/2025) ini dihadiri oleh kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, dengan menghadirkan narasumber dari Densus 88 Antiteror Mabes Polri sebagai bagian dari kolaborasi strategis untuk memperkuat ketahanan ideologi sejak tingkat sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital dan media sosial saat ini memberikan tantangan baru bagi dunia pendidikan. “Penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme kini semakin halus, masif, dan menyasar kelompok anak dan remaja. Melalui kegiatan ini, kami berharap kepala sekolah memiliki pemahaman komprehensif mengenai pola penyebarannya, indikator awal yang harus diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Asep menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mengomunikasikan pemahaman ini kepada guru dan peserta didik. “Kami berharap seluruh kepala sekolah lebih siap, lebih waspada, dan mampu memperkuat peran sekolah sebagai benteng persatuan, toleransi, dan keberagaman,” tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya penguatan nilai kebangsaan dan literasi digital dalam upaya mencegah penyebaran paham-paham radikal di kalangan generasi muda.

Materi kegiatan sosialisasi ini difokuskan pada deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham radikalisme, serta penguatan budaya sekolah yang toleran, aman, dan inklusif. Asep berharap, dengan adanya materi ini, para kepala sekolah dapat memperkuat nilai kebangsaan dalam pembelajaran dan menerapkan kebijakan yang mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dari pengaruh ideologi yang merusak.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.