Dirjen PHU Dorong Penyelenggaraan Haji yang Inklusif
VISI.NEWS | JEDDAH - Rapat evaluasi menyeluruh penyelenggaraan haji tahun ini diadakan di Kantor Urusan Haji (KUH), Jeddah, Jumat (29/7/2022).
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief memimpin rapat tersebut bersama jajaran pimpinan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, termasuk Daerah Kerja Mekah, Bandara, dan Madinah serta tim pengendali . Setelah rapat evaluasi, Dirjen PHU beserta tim menjawab beberapa hal yang ditanyakan Tim Media Center Haji (MCH), salah satunya terkait kriteria jemaah yang dapat berangkat haji.
Akan hal tersebut, Dirjen PHU akan mendorong inklusivitas penyelenggaraan haji.
"Ada 5,2 juta orang menunggu, jadi kita proporsional. Ada peraturan-peraturan ditentukan pemerintah Saudi kita patuhi, seperti pembatasan usia. Kalau pun situasi normal kita tidak wise juga kalau menentukan kriteria. Orang sudah berhak, belasan tahun menunggu tentu kita fasilitasi. Nanti akan koordinasi khusus," ungkap Hilman.
Hilman berharap tahun depan situasi normal dan pemerintah Saudi memberi kelonggaran, ada relaksasi.
"Kita tunggu perkembangannya. Jangan sampai penyelenggaraan haji jadi sesuatu yang terlalu eksklusif, kecuali ada faktor yang terkait prokes yang sudah ditentukan. Termasuk (kebijakan) Saudi kita tidak bisa batasi, tapi kita akan buat aturan nanti," pungkas Hilman.
Mengenai pemulangan jemaah, menurut Hilman, sampai akhir bulan ini proses pemulangan terus berlanjut.
"Sekarang sudah masuk 50%. Karena itu, 50% lagi terus berjalan sampai pertengahan Agustus dan kita ingin kawal jangan sampai ada keterlambatan," terang Hilman.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!