Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026

Dirancang Tahan Gempa, Pemkab Sukabumi Bangun Hunian Korban Pergerakan Tanah

Desi Rossilawati
Kamis, 2 April 2026 | 18:23 WIB
Bagikan
Dirancang Tahan Gempa, Pemkab Sukabumi Bangun Hunian Korban Pergerakan Tanah

VISI.NEWS | SUKABUMI - Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai merealisasikan pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di wilayah Palabuhanratu. Proyek tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, pada Rabu (1/4/2026).

Sebelum pembangunan dimulai, rencana tersebut telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari penyiapan lahan, proses administrasi, hingga koordinasi dan dukungan dari berbagai pihak.

Hunian untuk para korban dibangun di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu. Kawasan permukiman ini nantinya akan dikenal dengan nama Kampung Mubarokah.

“Kampung Mubarakah ini adalah bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat penanggulangan bencana dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Ini bukan janji, tapi langkah nyata,” kata Asep Japar.

Ia juga berharap kawasan tersebut tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi mampu menghadirkan rasa aman, ketenangan, serta harapan baru bagi para penghuninya di masa mendatang.

"Kami ingin kampung ini bukan sekadar deret bangunan, tetapi lingkungan yang membawa kedamaian dan harapan untuk masa depan warga,” ujarnya.

Asep menjelaskan, pembangunan hunian tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mengingat jumlah unit yang akan dibangun mencapai 100 rumah. Karena itu, ia mengajak perusahaan daerah, sektor swasta, hingga komunitas untuk turut berpartisipasi.

“Ini tanggung jawab kemanusiaan kita bersama. Pemerintah sudah mengawal dari awal, dan saya pastikan kualitas bangunan harus sesuai standar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Permukiman, Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan bahwa pembangunan berdiri di lahan Pemda seluas 34.400 meter persegi. Setiap unit rumah dirancang tahan gempa, mengadopsi arsitektur Sunda, serta menggunakan material bambu dan kayu untuk ukuran 36-60 meter persegi dengan nilai Rp35 juta per unit.

Sendi menjelaskan, pembangunan rumah mubarakah dibagi dalam tiga tahap. Tahap I (April-Juni) sebanyak 20 unit, tahap II (Juli-September) 30 unit, dan Tahap III (Oktober-Desember) 38 unit. Total 86 unit rumah siap dibangun tahun ini.

Proses konstruksi dikerjakan oleh Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, sementara warga ikut terlibat sebagai tenaga harian secara sukarelawan.

Salah satu warga penerima manfaat, Hasyim, menyampaikan dukungan penuh warga terhadap realisasi program pemerintah daerah berkat dukungan dari semua pihak yang terlibat.

“Kami siap menjaga, memanfaatkan rumah relokasi ini dengan baik, dan membangun kehidupan sosial yang harmonis,” pungkasnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.