Diduga Lakukan Penganiayaan, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam Polda Jatim
Sementara itu, Suliono menceritakan oknum polisi berinisial JF ini bersama enam temannya berkunjung ke kafe New Madas untuk berpesta minuman keras, pada saat mabuk JF ribut dengan temannya didalam area hall.
Keributan itu dilanjutkan kembali diarea luar kafe serta berteriak menantang setiap orang yang aa diarea sekitaran. Kemudian saya dipanggil ibu Winda dimintai tolong untuk menenangkan JF, setelah itu saya berusaha mendekati dan berinisiatif menawarkan Snack.
“Belum sempat ngobrol juga belum sempat menawarkan snack saya langsung dipukul, ditendang dan dijambak hingga mengalami luka memar dibagian pelipis dan pipi sebelah kiri,” beber Suliono.
Suliono menambahkan, setelah insiden itu teman dari JF mencoba untuk melerai tetapi JF semakin brutal, saya dipukul lagi dari arah samping mengenai pipi sebelah kiri.
“Sambil teriak oknum polisi berteriak sopo preman Nang kene, ojok Mane preman aparat kongkon mrene tak layani,” Cetus Suliono ketika menirukan ucapan JF.
Korban Suliono yang juga berprofesi sebagai Supranatural itu mengatakan, perbuatan oknum anggota itu tidak satu dua kali, bahkan ia sering melakukan kekerasan.
Ditanya terkait anggota Polri tersebut berdinas dimana?. Mbah gondrong sapaan akrabnya, mengungkapkan, bahwa terduga itu sempat dinas di Brimob dan saat ini di Densus Polda Jatim.
“Terduga pernah dinas di Brimob Medaeng, tapi saat ngamuk-ngamuk, dia ngomong dari Densus,” katanya. Pihaknya berharap mendapatkan keadilan yang ia peroleh. Menurutnya perbuatan itu sangat fatal karena anggota melakukan perbuatan mabuk serta arogan dan main pukul-pukulan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!