Didirikan PT. Pupuk Kujang, Pusat Edukasi Nanas Subang Diproyeksikan untuk Belajar Seluruh Petani Indonesia
Hal itu tak lepas dari kokohnya pondasi program tersebut. Program ini diawali dengan penguatan kualitas nanas. Jika dulu rata-rata kadar kemanisan nanas Sarireja di bawah 15 brix, setelah pendampingan budidaya, petani juga bisa menghasilkan nanas dengan kadar manis yang tinggi,di atas 15 brix. Alhasil, nanas Sarireja bisa memenuhi standar pasar modern dan bisa masuk ke supermarket.
“Setelah didampingi Pupuk Kujang, para petani binaan pun bisa membuat produk turunan lainnya, mulai dari keripik, sirup, wajit hingga pupuk organik dari nanas busuk. Bahkan petani sedang didampingi untuk membuat kain dari daun nanas dan silase atau pakan ternak,” kata Agung.
Program pemberdayaan masyarakat ini telah memberikan dampak besar untuk kelompok penerima manfaat lainnya seperti pendapatan kelompok mencapai Rp 72 juta per hektare dan omzet produk olahan mencapai Rp 30 juta setiap panen.
Sejumlah pelajar dari Karawang telah mengunjungi Puspanara. Mereka diajari berbagai hal tentang nanas mulai dari budidaya, membuat ragam produk berbahan nanas mulai dari pakaian, pupuk hingga kain.
“Setelah mengunjungi tempat edukasi nanas ini, aku jadi tahu budidaya nanas, cara berkebun, dan produk-produk yang bisa dibuat dari nanas. Pokoknyailmu tentang nanas,” kata M Faris salah satu siswa SMP dari Karawang.
“Kita juga dapat dikasih nyobain nanasnya masni2 juga kan, kita juga dikasih tahu bagaimana cara budidaya nanas dan cara membuat kain dari nanas,” kata Daniel siswa kelas IX dari salah satu SMP di Karawang.
Selain mempelajari nanas dari petani langsung, masyarakat juga bisa mempelajari nanas melalui aplikasi Kampung Nanasku. Aplikasi tersebut telah tersedia dan dapat diunduh di Google Playstore. Berbagai upaya tersebut ujar Agung merupakan upaya mewujudkan Kampung Nanasku untuk Indonesia. “Masyarakat sekitar menyebutnya sebagai puseur elmu tatanen jeung pangangonan pikeun gemah ripah kertaraharja, atau pusat ilmu bertani dan beternak untuk mewujudkan tananan masyarakat yang sejahtera,” ujar Agung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!