Didirikan di Ciparay Tahun 1929, Itikoerih Hibarna Koperasi Pertama di Indonesia

ED
Sabtu, 12 Juli 2025 | 05:44 WIB
Bagikan
Didirikan di Ciparay Tahun 1929, Itikoerih Hibarna Koperasi Pertama di Indonesia

PADA bulan Oktober 1929, sejarah mencatat sebuah tonggak penting dalam perjalanan ekonomi kerakyatan Indonesia. Di Desa Magung, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, lahirlah koperasi pertama yang terbentuk dengan pengertian dan aturan dasar seperti koperasi modern yang kita kenal sekarang. Koperasi ini diberi nama Itikoerih Hibarna, dan menjadi cikal bakal gerakan koperasi nasional di Indonesia.

Tokoh utama di balik pendirian koperasi ini adalah Raden Rangga Amongpradja, seorang tokoh lokal yang memahami pentingnya kemandirian ekonomi masyarakat melalui sistem koperasi. Dengan semangat kolektif dan gotong royong, ia menggagas pendirian koperasi kredit pertanian untuk membantu para petani kecil agar tidak terjerat rentenir dan tengkulak.

Sebulan setelah berdiri, koperasi Itikoerih Hibarna didaftarkan secara resmi ke Departemen Urusan Ekonomi. Ini menunjukkan keseriusan para pendirinya dalam menjadikan lembaga ini sebagai badan hukum yang sah, bukan hanya gerakan sosial biasa. Mereka ingin koperasi ini diakui negara sebagai lembaga ekonomi yang dapat bertahan dan berkembang.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada 12 Juni 1930, Itikoerih Hibarna resmi mendapatkan pengesahan sebagai badan hukum melalui terbitnya Inlandsche Rechtspersoon—izin operasional bagi lembaga pribumi yang berlaku pada masa Hindia Belanda. Momentum ini menjadikan Itikoerih Hibarna sebagai koperasi pertama yang memiliki legalitas formal di Indonesia.

Sebagai bentuk rasa syukur atas turunnya izin tersebut, diadakan sebuah pertemuan besar di Ciparay pada 22 Juni 1930, yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Bandung R.A.A. Wiranatakusumah V. Momen ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga unjuk tekad bahwa koperasi bukanlah lembaga biasa, melainkan instrumen perjuangan ekonomi rakyat.

Berita tentang kegiatan tersebut kemudian dimuat oleh Harian Sipatahoenan pada edisi 27 Juni 1930. Ini adalah salah satu bukti dokumentasi sejarah penting tentang eksistensi koperasi Itikoerih Hibarna sebagai pionir gerakan koperasi di Indonesia. Dukungan media kala itu menunjukkan bahwa gerakan koperasi sudah mulai mendapatkan perhatian publik.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.