Dibela Giring, Tiktoker Bima Yudho Saputro, "Gue bukan melakukan kriminal sekelas koruptor yang triliunan"
VISI.NEWS | BANDUNG - Tiktoker Bima Yudho Saputro yang mengkritisi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui platform media sosial mendapat banyak perhatian dari banyak tokoh. Terlebih setelah orang tuanya didatangi pihak yang mengaku dari Pemprov Lampung dan Kapolsek setempat. Bima sendiri menggugah kembali di media sosialnya, "intimidasi" terhadap orang tuanya itu.
Melalui akun TikTok, Bima membenarkan bahwa orang tuanya pasangan Sri dan Juli diminta untuk membuat klarifikasi atas kritikan yang disampaikan olehnya melalui media sosial. “Harusnya di sini kan yang melakukan huru hara gue, enggak ada uruapan sama mereka. Jadi di hari itu, di pagi itu Sri (Ibunya) ini kan lagi ngitung duit, karena nyokap gue kan pengusaha jagung nih, didatangilah sama Kapolsek di kecamatan gue, dia melakukan profiling, dia minta foto copy ijazah SD, SMP, SMA dan kuliah gue, sampai gue ngasih offer letter gue yang di Macquarei, kuliah gue yang akan mulai di Juli 2023," ujarnya.
Dan, kata Bima, pihak Kapolsek minta ada buku tabungan. "Kagak adę, di sini kagak adę buku tabungan-buku tabungan yang ada debit card. Langsung. Ya udah fotoin debit cardnya," ujar Bima menirukan permintaan Kaposek.
"Lu sekolah enggak? Lu tau data privacy enggak?, Lu minta debit card gue difotoin, agar gila-gilaan nih. Jangan ngade-ngade deh. Mereka mau make sure, katana mau memastikan bahwa gue itu di Australia, pake dana dari orang tua gue, dari gue sendiri bukan dari sponsorship siapa pun. Mereka mau memastikan hal itu dan mereka katannya mau memastikan kayak ini anak beneran pinter, beneran sekolah. Ini profiling buat apa sih tujuannya sampai home address due yang ada di Australia ini di redfirm.
"Ini apa sih tujuannya. Gue bukan melakukan kriminal yang sekelas koruptor yang triliunan gitu, atau sekelas gembong narkoba tau bahkan terorisme. Gua bukan melakukan hal itu. Gua hanya mengkritik Pemerintah Daerah Provinsi Lampung yang anti kritik dan tidak menerima masukan dari masyarakat. Dan Lampung gitu-gitu aja enggak maju-maju. Paham enggak sampai sini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!