Di Usianya yang ke-58 Tahun, Partai Golkar Diharapkan Tetap di Hati Rakyat
- Jalan Sehat 58 Tahun Partai Golkar di 38 kabupaten kota se Jawa Timur hari ini diikuti 110 ribu peserta.
VISI.NEWS | SURABAYA - Diusianya yang memasuki ke-58 tahun Partai Golkar, banyak harapan dari masyarakat Jawa Timur yang menginginkan partai berlambang pohon beringin rindang itu selalu berpihak kepada mereka.
“Saya ingin Golkar selalu berpihak ke masyarakat. Usia yang semakin matang ini, Golkar harus tetap berada di depan untuk selalu peduli dengan rakyat,” harap Amimah, mengaku warga Petemon disela-sela mengikuti kegiatan jalan sehat serentak di Gedung Juang 45, Jalan Mayjend Sungkono, Minggu (16/10/2022).
Momentum kegiatan jalan sehat serentak yang digelar Partai Golkar, ribuan peserta yang hadir dan ikut jalan menunjukkan kecintaan mereka kepada partai berlambang pohon Beringin ini.
“Ini bukti, kalau Partai Golkar masih ada di hati rakyat. Mereka ini dari warga biasa lho, rela ikut jalan demi apa, kalau tidak demi Partai Golkar. Saya berdoa, Pak Airlangga bisa jadi presiden nantinya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jatim Sarmuji mengatakan, memasuki usia ke-58, adalah momentum bangkit untuk menang di tahun 2024 yang akan datang.
“Kami ucapkan syukur memperingati Hari Ulang Tahun Partai Golkar yang ke 58. Usia tersebut cukup matang untuk merefleksikan diri, mengambil semua pelajaran, ibarat seorang manusia pasti mengalami lika liku kehidupan dan Golkar sudah makan asam garam sudah pernah turun ke titik yang paling bawah dan bangkit,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini yang biasa disapa Cak Sar.
Lanjut Cak Sar, lewat kegiatan jalan sehat serentak ini adalah langkah untuk menyolidkan kader Golkar di Jatim. Jalan sehat serentak ini digeber di 38 kabupaten kota diadakan secara bersamaan. Khusus di Malang, Partai Golkar mengadakan secara sederhana karena masih dalam suasana duka.
“Di Malang raya dan Batu karena suasananya masih berduka. Sehingga kami meminta menyelenggarakan secara simbolis dan sederhana, tidak besar besaran, ditambah doa bersama untuk korban Tragedi Kanjuruhan,” urai Cak Sar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!