Di Tengah Pusaran Politik Camp Nou, Masa Depan Marcus Rashford Terancam Jadi Korban

ED
Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:00 WIB
Bagikan
Di Tengah Pusaran Politik Camp Nou, Masa Depan Marcus Rashford Terancam Jadi Korban
VISI.NEWS|BANDUNG -Masa depan Marcus Rashford di Barcelona kini bukan lagi sekadar soal performa di lapangan. Di balik torehan gol dan assist yang mengesankan, nasib sang penyerang Inggris justru ditentukan oleh dinamika politik internal klub yang memanas jelang pemilihan presiden. Didatangkan dari Manchester United pada musim panas 2025 dengan status pinjaman, Rashford seperti menemukan kembali dirinya bersama FC Barcelona. Sepanjang musim 2025/2026, ia mencatatkan 10 gol dan 13 assist dari 34 pertandingan di semua kompetisi. Angka tersebut sempat membuat publik yakin bahwa Barcelona akan segera mengikatnya secara permanen pada bursa transfer musim panas 2026. Namun situasi berubah. Presiden klub saat ini, Joan Laporta, dikenal sebagai pengagum Rashford. Direktur olahraga Deco juga disebut berada di kubu yang sama. Akan tetapi, kandidat presiden lainnya, Victor Font, dikabarkan memiliki rencana restrukturisasi yang berpotensi mengganti Deco bila terpilih. Seperti dikutip dari Sportbible, Jumat (13/2/2026), sumber internal menyebut, “Situasi ini membuat keputusan transfer menjadi sangat politis. Apa pun bisa berubah tergantung hasil pemilihan presiden.” Sumber yang sama menambahkan, “Rashford ingin bertahan. Dia merasa ini pengalaman penting dalam kariernya dan menikmati tantangan di luar Inggris.” Ketidakpastian itu membuka peluang bagi klub Premier League untuk bergerak. Salah satu yang dikaitkan adalah Aston Villa. Klub tersebut pernah bekerja sama dengan Rashford pada musim 2024/2025 di bawah asuhan Unai Emery. Kala itu, Rashford menyumbang empat gol dan enam assist dari 17 pertandingan. Namun rencana transfer permanen batal terealisasi karena harga sekitar 40 juta poundsterling yang dipatok Manchester United dianggap terlalu tinggi. Kini, dengan situasi Barcelona yang belum pasti, peluang Villa kembali terbuka. “Villa masih memantau perkembangan situasi Rashford. Mereka tidak pernah benar-benar menutup pintu,” ujar sumber lain kepada media Inggris. Di sisi lain, pintu kembali ke Old Trafford tampaknya tertutup. Seperti dilaporkan The Sun, Selasa (10/2/2026), manajer interim Michael Carrick tidak memiliki rencana memulangkan Rashford. “Carrick tidak mempertimbangkan untuk membawa Rashford kembali. Fokusnya saat ini hanya sampai akhir musim,” tulis laporan tersebut. Manajemen United, termasuk CEO Omar Berrada dan direktur sepak bola Jason Wilcox, juga disebut tidak memasukkan nama Rashford dalam rencana jangka panjang. United lebih memilih mencari penyerang baru ketimbang memulangkan pemain berusia 28 tahun itu. Di tengah statistik impresif dan hasrat pribadi untuk bertahan, masa depan Rashford justru terombang-ambing oleh kepentingan di luar lapangan. Jika hasil pemilihan presiden tidak berpihak pada pendukungnya, bukan tidak mungkin performa gemilang musim ini hanya menjadi catatan singkat dalam sejarah Camp Nou.@fajar

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.