Di Tengah Bayang-bayang Perang Dagang Global, Prabowo dan Trump Dijadwalkan Bertemu Januari 2026
“Saat ini pihak AS sedang mengatur waktu yang tepat untuk rencana pertemuan antara kedua pemimpin tersebut,” ujarnya.
Kesepakatan ini melanjutkan hasil pembicaraan sebelumnya yang berhasil menurunkan tarif impor produk Indonesia ke AS dari 32 persen menjadi 19 persen. Selain itu, Indonesia juga memperoleh pengecualian tarif untuk sejumlah komoditas unggulan ekspor.
“Tentu ini menjadi kabar yang baik terutama bagi industri Indonesia yang terdampak langsung kebijakan tarif, di mana sektor-sektor yang terkena tarif tersebut terutama padat karya mempekerjakan 5 juta pekerja dan tentunya ini sangat strategis bagi Indonesia,” pungkas Airlangga.
Pemerintah menilai kesepakatan ini menjadi penyangga penting bagi perekonomian nasional di tengah tragedi perlambatan perdagangan global yang berdampak pada jutaan tenaga kerja di berbagai negara.@fajar
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!