Di Masa Reses, Puan Ingatkan Dewan Awasi Pasokan dan Lonjakan Harga Pangan Jelang Lebaran
ED
Editor
Fendy Sy Citrawarga
Senin, 18 April 2022 | 10:57 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengingatkan kepada seluruh Anggota Dewan yang sedang menjalankan masa reses pada 15 April sampai 16 Mei 2022 untuk turun langsung mendengar aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) jelang mudik Lebaran.
Apalagi, kata Puan, sejumlah permasalahan mulai pasokan, distribusi hingga lonjakan harga bahan pangan kerap terjadi sebelum memasuki Hari Raya Idulfitri.
Untuk itu, seluruh Anggota DPR perlu melakukan fungsi pengawasan untuk memantau harga pangan dan seluruh aktivitas di dapil.
“Seperti pengamanan dan pengawasan pasokan serta distribusi bahan pangan selama bulan Ramadan dan Idulfitri, persoalan kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM),” kata Puan dalam keterangan persnya, Minggu (17/4/2022), seperti dilansir laman Parlementaria.
Selain itu, Puan juga mengimbau seluruh Anggota DPR agar dapat mengawasi kesiapan arus mudik lebaran yang baru dapat dilaksanakan selama masa pandemi Covid-19. Selain itu, persiapan penyelenggaraan ibadah haji juga tak luput dari perhatian.
“Penerapan PPKM dan kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran, persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M, serta permasalahan penipuan investasi ilegal," kata Puan.
Kata Puan, masa reses merupakan kesempatan bagi seluruh Anggota DPR RI untuk menyapa dan mendengar aspirasi rakyat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
“Mendengarkan keluh kesah rakyat, menjelaskan tugas konstitusional yang telah kita laksanakan, dan ikut memperkuat dan mempersatukan rakyat dalam semangat gotong royong, semangat untuk kerja bersama memajukan Indonesia,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.
Puan juga meminta seluruh stakeholder untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat mudik lebaran di kampung halaman. Menurutnya, perlu koordinasi antara pemerintah daerah dengan pengelola tempat wisata saat libur Lebaran.
“Tekankan agar kapasitas di tempat wisata tidak melebihi ketentuan, dan upayakan menerapkan manajemen protokol kesehatan sebaik mungkin agar tidak menimbulkan kerumunan di tempat wisata,” pesan mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu. @fen
Tags:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!